Defisit Perempuan di India

Defisit Perempuan di India

- detikNews
Senin, 09 Jan 2006 15:30 WIB
Jakarta - Ungkapan bahwa anak laki-laki dan perempuan sama saja, benar-benar tidak berlaku bagi masyarakat India.Bahkan akibat tradisi memilih anak laki-laki, sekitar 10 juta janin perempuan diperkirakan telah digugurkan di negeri Sungai Gangga itu selama dua dekade terakhir.Demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh The Lancet, jurnal medis yang berbasis di London, Inggris seperti diberitakan AFP, Senin (9/1/2006).Para periset yang berbasis di Kanada dan India itu mengolah data dari survei nasional, yang dilakukan antara 1,1 juta rumah tangga pada tahun 1998, serta berdasarkan informasi sekitar 133.738 kelahiran yang terjadi pada tahun 1997.Dari data itu ditemukan bahwa dalam kasus anak pertama adalah seorang perempuan, maka radio gender untuk anak kedua adalah 759 anak perempuan dibandingkan 1.000 anak laki-laki. Bahkan ketika dua anak terdahulu adalah perempuan, maka rasio ini menyusut lebih jauh, yakni 719 anak perempuan dibandingkan 1.000 laki-laki.Berdasarkan rasio jenis kelamin alami di negara-negara lain, sekitar 13,6 juta hingga 13,8 juta anak perempuan seharusnya telah dilahirkan di India pada tahun 1997. Namun ternyata, angka sebenarnya hanyalah 13,1 juta.Salah seorang penulis laporan ini, Prabhat Jha dari Rumah Sakit St. Michael di Universitas Toronto, Kanada, mengatakan bahwa sekitar 0,5 juta anak perempuan hilang setiap tahunnya. Ini dikarenakan merajalelanya praktek aborsi selektif dan determinasi jenis kelamin bayi."Jika praktek ini telah dikenal sejak dua dekade belakangan, mengingat akses ke ultrasound yang kian meluas, maka angka 10 juta tersebut bukan tidak masuk akal.Diimbuhkannya, "defisit perempuan" ini jauh lebih dominan di kalangan perempuan-perempuan berpendidikan. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads