Nasibnya Tak Jelas, 13 Calon Mahasiswa S2 UI Minta Kepastian

Nasibnya Tak Jelas, 13 Calon Mahasiswa S2 UI Minta Kepastian

- detikNews
Senin, 09 Jan 2006 15:24 WIB
Jakarta - Pengumuman calon mahasiswa pascasarjana (S2) FISIP UI pada 7 Januari lalu menyisakan sedikit masalah. Akibat perbedaan pengumuman di koran dan situs internet, 13 orang nasibnya kini terkatung-katung.Pasalnya dalam pengumuman di situs www.psktti-ui.com, nama mereka terdapat dalam daftar calon mahasiswa yang diterima menimba ilmu di UI. Namun dalam pengumuman di Harian Republika pada tanggal yang sama, nama-nama mereka tidak ada sama sekali.Ke-13 orang itu adalah Kaisa Kurbana, M Zaki Mubarok, Mursalim Muhaiyang, Anwariyah, Fathimatuzzahroh, Siti Nurhayati, MH Budi Santoso, Fahrina Farida, Asro Kamal Rokan, Gatot Prabowo, Muhammad Basyir, Wawan Syaiful Bahri, dan Prianti Pramoedji.Salah satu calon mahasiswa yang gagal masuk UI, Kaisa Kurbana, tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya."Ada 13 orang yang dipangkas, tidak dimasukkan dalam daftar nama di koran," kata Kaisa dengan raut muka kecewa saat ditemui wartawan di kantor Dekan FISIP UI, Gedung B, Depok, Senin (9/1/2005).Kaisa yang ditemani ibunya, Yeni, mengaku kecewa atas hasil tes yang berbeda tersebut. "Kita bertanya-tanya kenapa hasilnya berbeda. Ada apa? Dari sini kelihatan bobroknya UI," kata ibunda Kaisa yang tampak sangat kesal."Kalau tidak lulus, jangan masukkan ke internet. Orang-orang sudah tahu anak saya lulus," imbuhnya dengan nada tinggi.Karena itu, Yeni bermaksud bertemu dengan Dekan FISIP UI Gumilar Rusliwa Somantri untuk menyampaikan keluhannya. Namun sayangnya, Dekan UI menolak menemui mereka dengan alasan sedang sidang. Akhirnya mereka berangkat ke UI Salemba untuk menemui Kapala Program Studi."Kami minta kepastian lulus, karena di internet demikian. Kalau mau satu angkatan diterima ya semua, atau tidak sama sekali," kata Yeni. (umi/)


Berita Terkait