Pengacara Tepis Dugaan Djoko Tjandra Komunikasi dengan Pejabat Kejagung

Tiara Aliya - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 23:01 WIB
Pengacara Djoko Tjandra, Krisna Murti
Pengacara Djoko Tjandra, Krisna Murti (Foto: Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengungkap ada satu oknum pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung yang berkomunikasi dengan Djoko Tjandra ketika masih menjadi buron di Malaysia. Pengacara Djoko Tjandra menepis hal ini.

"Nggak ada, nggak ada yang telepon tuh," kata Pengacara Djoko Tjandra, Krisna Murti kepada wartawan di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Jl. Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2020).

Saat ditanya mengenai siapa oknum pejabat yang dimaksud MAKI, Krisna tak menjawabnya. Ia kembali menegaskan hal ini tidak pernah terjadi.

"Nggak ada, nggak ada," tegasnya.

Untuk diketahui, kabar adanya seorang pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang berkomunikasi dengan buron 11 tahun ini pertama kali diungkap Koordinator MAKI Boyamin Saiman. Ia pun melaporkan hal ini ke Komisi Kejaksaan (Komjak).

"Berkaitan dengan ada dugaan pejabat tinggi di Kejaksaan Agung menghubungi Djoko Tjandra setelah tanggal 29 Juni 2020, artinya setelah Jaksa Agung melakukan pembongkaran Djoko Tjandra sudah masuk Indonesia itu tampaknya masih ada pejabat Kejaksaan Agung, pejabat tinggi melakukan komunikasi dengan Djoko Tjandra melalui telepon dari Jakarta ke Kuala Lumpur. Nah ini saya laporkan," ujar Boyamin Saiman selaku Koordinator dari Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) pada Selasa, 11 Agustus 2020.

(eva/eva)