Abaikan Protes Eropa, Iran Siap Lanjutkan Riset Nuklir
Senin, 09 Jan 2006 13:48 WIB
Jakarta - Pemerintah Iran bersikeras untuk melanjutkan riset nuklirnya, mesipun Eropa dengan tegas memprotes keputusan negeri republik Islam itu. Kementerian Luar Negeri Iran mengimbau badan pengawas nuklir PBB, Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) untuk menyiapkan sejumlah inspektornya menyaksikan pencabutan segel yang ditempatkan pada fasilitas riset nuklir Iran yang ditutup secara sukarela lebih dari dua tahun lalu."Kami telah mengumumkan bahwa kami siap untuk mulai bekerja secepatnya besok dan sekarang tinggal IAEA untuk sipap pula," ujar juru bicara kementerian Hamid Reza Asefi seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (9/1/2006).Sebelumnya, juru bicara IAEA Melissa Fleming mengatakan, badannya telah menerima surat dari Iran mengenai niatnya tersebut. "Surat itu tidak memuaskan persyaratan informasi kami, kami masih membutuhkan informasi yang lebih detail," tandasnya.Uni Eropa langsung menyampaikan protes keras akan keputusan Iran ini. "Uni Eropa menyesalkan bahwa Iran telah memilih untuk mengumumkan langkah sepihak ini di saat kepercayaan internasional akan tujuan damai program nuklirnya, masih jauh dari membaik," demikian statemen Uni Eropa.Pemerintah Iran berusaha membedakan antara riset nuklir dan proses aktual pengayaan uranium, yang bisa digunakan sebagai bahan bakar dalam reaktor sipil ataupun sebagai bahan inti eksplosif bom atom.
(ita/)











































