SBY Terima Surat Anak Polly, Kapolri Janjikan Perlindungan
Senin, 09 Jan 2006 13:12 WIB
Jakarta -
Surat yang dilayangkan tiga anak Pollycarpus Budihari Priyanto, terpidana pembunuh aktivis HAM Munir, akhirnya sampai juga di tangan Presiden SBY. SBY pun minta anak-anak dan istri Polly sabar dan tabah.Perihal sampainya surat anak-anak Polly ke tangan RI-1 dituturkan Yosephine Hera Iswandari, istri Polly kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Senin (9/1/2006).Hera kebetulan akan bertemu dengan pengacaranya M Assegaf untuk membicarakan materi banding Polly yang dijatuhi vonis 14 tahun penjara oleh PN Jakpus.Kabar tersebut, menurut Hera, diterimanya dari salah satu pegawai Mabes Polri Sutarto yang datang ke rumahnya, pukul 19.40 WIB, Minggu malam. Sutarto menyampaikan, surat ketiga anak Polly yang mempertanyakan keberadaan ayahnya sudah diterima SBY.Saat itu juga Sutarto yang pernah ikut menggeledah rumahnya di kawasan Cinere Permai, Jakarta Selatan, langsung menghubungi orang nomor satu di Mabes Polri, Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Lewat telepon Kapolri kembali menyampaikan kabar tersebut.Dalam perbincangan, Kapolri minta kepada Hera agar terus mendorong Polly untuk bicara terus terang dan tidak menyembunyikan apa pun.Menanggapi hal itu, Hera mengatakan, dia tidak kurang-kurangnya mendorong Polly berkata jujur, dan ia yakin suaminya telah mengatakan semuanya dengan jujur."Saya sangat berterima kasih kepada Pak Kapolri, dan ini adalah kehormatan besar bahwa saya sebagai masyarakat biasa ditelepon seorang jenderal," katanya.Melalui telepon, Kapolri juga menyampaikan pesan SBY agar keluarga Hera tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan.Beri PerlindunganKapolri juga berjanji kepolisian akan menjaga keamanan Hera dan ketiga anaknya. Namun bagaimana bentuk perlindungan yang ditawarkan kepolisian, Hera menyatakan tidak tahu.Tapi kalau pun ia diberikan perlinduangan dengan sangat ketat, di mana para polisi dengan seragamnya menjaga dan mengawal ke mana pun mereka pergi, Hera akan menolak. Sebab selama ini belum pernah ada seorang pun yang mengancam atau pun memusuhi keluarga Polly."Selain itu anak-anak masih trauma dengan polisi. Saya tidak begitu memerlukan perlindungan dari siapa-siapa, saya sangat percaya sungguh pada perlindungan Ilahi," katanya.Kapolri juga telah memberikan nomor kontaknya kepada Hera dan berpesan kalau ada apa-apa, ia boleh menghubungi.Hera juga menyatakan, dalam waktu dekat akan segera bertolak ke Vatikan untuk bertemu dengan Paus Benediktus XVI untuk mengadukan masalah yang ditanggung keluarganya. Keberangkataannya kini sedang diurus.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































