3 in 1 Terancam Diberlakukan di 15 Koridor Busway
Senin, 09 Jan 2006 12:49 WIB
Jakarta - 15 Januari mendatang, busway koridor II dan III mulai dilansir untuk umum. Menurut itung-itungan, busway sebagai pengurai kemacetan baru berjalan optimal jika busway telah berdiri di 15 koridor. Dan di 15 koridor itu pulalah kebijakan 3 in 1 kemungkinan besar akan diberlakukan.Pada 15 Januari, Jakarta akan memiliki 3 koridor busway. Koridor pertama berusia 2 tahun pada tanggal itu, melayani Blok M-Kota. Koridor II melayani Harmoni-Pulogadung, dan koridor III melewati Harmoni-Kalideres.Setelah tiga koridor itu, Pemprov DKI terus mengembangkan koridor lainnya. Pada tahun ini misalnya, ada 4 koridor yang dibangun, yaitu koridor III Pulogadung-Bundaran HI, akan melewati Jalan Pemuda, Pramuka, Proklamasi dan Diponegoro.Koridor V Kampung Melayu-Ancol akan melewati Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara Timur, Matraman, Salemba Raya, Kramat Raya dan Gunung Sahari.Koridor VI melayani Ragunan-Imam Bonjol akan melewati Jalan Warung Buncit, Kuningan dan Jalan HOS Cokroaminoto. Koridor VII adalah Kampung Rambutan-Kampung Melayu akan melewati Tanah Merdeka, Kramat Jati dan Otista.Sedangkan pada tahun 2007, akan dibangun tiga koridor. Tapi rutenya belum disebutkan. Total jenderal, ada 15 koridor busway yang ditargetkan dibangun hingga 2010.Busway dimaksudkan untuk mengurangi kesemrawutan lalu lintas akibat tingginya kendaraan pribadi yang lalu lalang. Dengan Transjakarta, bus khusus busway, diharapkan masyarakat meninggalkan kendaraan pribadinya di rumah dan menumpang bus yang ber-AC kencang dengan mayoritas penumpang berdiri itu.Kebijakan busway mengiringi kebijakan 3 in 1 yang telah lebih dulu diperkenalkan. Di busway koridor I (Blok M-Kota), 3 in 1 diberlakukan pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.30-19.00 WIB. Pada waktu yang ditetapkan itu, setiap kendaraan pribadi yang lewat harus diisi sedikitnya tiga penumpang. Kebijakan ini kemudian melahirkan bisnis "joki 3 in 1".Akhir pekan lalu, Kadishub DKI Jakarta Nurachman, menyatakan akan memberlakukan 3 in 1 di jalur busway koridor II dan III. Kebijakan 3 in 1 dijalankan bila ternyata koridor II dan III mengalami kemacetan yang luar biasa. Diperkirakan, evaluasi perlu tidaknya 3 in 1 makan waktu 2-3 bulan.Nah, di 12 koridor busway sisanya, nantinya 3 in 1 juga ada rencana dioperasikan. Jika semua ini terealisasi, tampaknya memang bakal susah bagi Anda untuk mengendarai mobil pribadi sendirian di seantero Ibukota.
(nrl/)











































