KPAI Pleno Bahas Aduan 'Anjay' Hari Ini, Janji Hati-hati

Tim detikcom - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 11:32 WIB
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti bersama Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan Kreatifitas dan Budaya, Kementrian PPPA, Evi Hendrani memberi pernyataan pers terkait Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA di gedung KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018). KPAI menilai  terjadi malpraktik dalam dunia pendidikan karena soal yang diujikan tidak pernah diajarkan sebelumnya dalam kurikulum sekolah.
Komisioner KPAI Retno Listyarti (kiri). (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggelar rapat pleno, yang salah satunya membahas aduan penggunaan kata 'anjay'. Kasus 'anjay' ini merupakan laporan yang disampaikan YouTuber Lutfi Agizal.

"Rapat pleno komisioner, biasanya setiap hari Senin. Oleh karena itu, KPAI belum sama sekali memutuskan dan menyimpulkan apa pun terkait kasus 'Anjay' yang dilaporkan Lutfi, termasuk permintaan Lutfi untuk menjadikan KPAI sebagai narasumber dalam YouTube chanelnya. Kami baru akan bicarakan dalam pleno Senin," ujar Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (31/8/2020).

Retno menjelaskan bahwa Lutfi Agizal melaporkan kasus 'anjay' kepada KPAI pada hari Jumat (29/8). Aduan masih diproses pihak KPAI.

"Awalnya kontak langsung ke handphone saya. Lalu saya arahkan untuk melaporkan resmi ke pengaduan online KPAI dan yang bersangkutan langsung membuat pengaduan. Saat ini kasus masih diproses oleh analis pengaduan dan asisten bidang siber. KPAI belum membicarakan kasus ini juga dalam rapat pleno komisioner," ujar Retno.

Retno mengatakan, KPAI akan berhati-hati memproses aduan kasus 'anjay'. KPAI membuka peluang akan mengundang ahli bahasa.

"Sebagai lembaga negara, dalam menyikapi dan memproses suatu kasus, KPAI menjunjung kehati-hatian dan tidak akan terburu-buru. KPAI perlu mempelajari kasus yang dilaporkan terlebih dahulu, bahkan jika diperlukan KPAI akan meminta pendapat atau mengundang ahli bahasa," kata Retno.

Selanjutnya
Halaman
1 2