Ikut Gowes di Tour de Borobudur, Nirina Zubir: Jalannya Menantang

Abu Ubaidillah - detikNews
Minggu, 30 Agu 2020 18:32 WIB
Nirina Zubir dan Ernest Coklat
Foto: Nirina Zubir dan Ernest Coklat
Jakarta -

Meski di tengah pandemi COVID-19, Tour de Borobudur tetap meriah digelar. Puluhan peserta, termasuk Nirina Zubir dan suaminya, Ernest Fardiyan Syarif ikut gowes dari Semarang ke Borobudur, Kabupaten Magelang.

Nirina mengaku gowes kali ini menantang, beberapa kali ia menemui tanjakan dan jalan berkelok. Namun pemandangan alam membuatnya bersemangat menuju garis finish. Ia pun tampak selalu mengumbar senyum sambil beradu kecepatan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Ini keren. Baru jalan langsung ketemu tanjakan. Biasanya habis tanjakan ada turunan. Nah, ini turunannya mana, tanjakan melulu," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8/3020).

Adapun rute yang ditempuh mulai dari halaman Bank Jateng, Jalan Pemuda Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan finish di Bukit Dagi Komplek Candi Borobudur. Rombongan kemudian melanjutkan gowes menuju Svarga Bumi dan ke Rumah Ketahanan Pangan sampai berakhir di Balkondes Ngadiharjo.

Jarak yang ditempuh mencapai 115 kilometer dengan menawarkan jalan menantang bagi pesepeda. Peserta juga disuguhi pemandangan alam seperti landscape Gunung Ungaran, Rawa Pening dan sebagainya.

Nirina mengatakan rute yang ditempuh sangat menantang dan menguji mental. Akhirnya ia pun harus bertekad untuk menaklukkan jalan yang dilaluinya.

"Akhirnya tidak banyak berharap. Terus mengayuh," ucapnya.

Ia juga mengakui pemandangan alam dan latar gunung di sepanjang rute yang dilalui membuatnya senang.

"Jalurnya ekstrim, tapi tadi agak masuk terlihat banyak pohon dan di belakang ada gunung. Ini keren, dan challenging (menantang). Pokoknya gowes kali ini nagih," ungkapnya.

Selain itu menurutnya pengamanan dalam penyelenggaraan Tour de Borobudur sangat luar biasa.

"Kalau pengamanan luar biasa. Tapi yang saya butuhkan dorongan karena tanjakannya," katanya sambil tertawa.

Sebagai informasi, Tour de Borobudur (TdB) XX 2020 kali ini mengusung tema Fight COVID-19 dan dilangsungkan secara berkala setiap akhir pekan atau libur nasional. Dimulai pada 15 Agustus 2020, event ini sudah memasuki putaran kelima dan akan berakhir pada 30 Oktober 2020.

Ganjar mengatakan TdB tahun ini berbeda dari ajang tahun sebelumnya yang dilaksanakan seharian dengan ratusan peserta, di tahun ini dilakukan dengan dipecah-pecah menjadi rombongan kecil.

"Sebenarnya kami sempat ragu apakah kegiatan ini jadi dilakukan tahun ini. Namun Penyelenggaraan kali ini inovatif. Tidak dilakukan sekali namun dipecah-pecah. Spot pariwisatanya dapat, kampanye protokol kesehatannya juga dapat," jelasnya.

Ganjar juga mengatakan akan mengajak tamu-tamu dari Jakarta, piknik dari Semarang sampai Borobudur. Ia juga mengingatkan untuk tetap jaga jarak dan pakai masker terutama kalau dekat-dekat dengan orang.

"Protokol kita jaga ketat sekaligus simulasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kita selalu cerewet soal hal itu," pungkasnya.

(ega/ega)