Komnas Perempuan Duga Bidan Live Bugil Korban Mafia Digital

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 30 Agu 2020 09:06 WIB
Ilustrasi Mesin Sensor Pornografi
Gambar ilustrasi video-video pornografi (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta -

Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mendukung polisi mengusut tuntas kasus video bugil yang dilakoni bidan berinisial AWM (23). Komnas menduga bidan yang malang itu adalah korban mafia pornografi.

"Pada posisi ketidaktahuan si bidan, atau bila ada unsur mafia di belakangnya, maka sebenarnya si bidan adalah korban di dunia digital," kata komisioner Komnas Perempuan, Theresia Sri Endras Iswarini (Rini), kepada detikcom, Minggu (30/8/2020).

Bidan tersebut bugil dalam siaran langsung lewat aplikasi ponsel Boom Live. Saat detikcom menjajal Boom Live, semua penampil yang bersiaran langsung di aplikasi ponsel ini perempuan. Sulit menemukan penampil berjenis kelamin laki-laki. Meski begitu, tidak ada yang beraksi bugil di depan kamera saat detikcom mengakses aplikasi ini.

Si penampil bersiaran langsung dan bercakap-cakap dengan pemirsanya lewat fitur Live Chat. Mudah sekali menjumpai pesan mesum di fitur Live Chat, misalnya permintaan agar si penampil membuka baju. Pemirsa mengirimkan 'gift' yang harus dibeli dulu dengan uang.

Salah satu penampil mengaku dirinya bekerja di bawah agensi. Penampil ini digaji bukan dari gift-gift yang diberikan oleh pemirsanya, melainkan digaji oleh agensi yang menaunginya.

Kembali ke komisioner Komnas Perempuan, Rini, dia menduga si bidan tidak tahu secara mendetail seluk-beluk teknologi ini. Dalam ketidaktahuan itu, si bidan rentan dimanfaatkan oleh kelompok mafia digital, video bugilnya direkam dan disebarluaskan ke publik. Internet belum ramah perempuan.

"Saya curiga ini ada semacam kelompok yang lebih memahami teknologi. Si bidan dari desa ini mungkin tidak tahu bahwa ada fitur sistem perekam video sehingga bisa digandakan dan didistribusikan," kata Rini.

Tonton juga video 'Pria Bugil Keluar Hotel di Medan Gegara Diperas Waria':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3