Mantul! Warga Pemalang Bisa Urus SIM hingga SKCK Saat Malam Hari

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2020 21:01 WIB
Samsat Polres Pemalang
Foto: Polri
Jakarta -

Polres Pemalang membuka pelayanan hingga malam hari buat masyarata yang mau mengurus surat-surat, seperti SIM, SKCK dan Surat kehilangan. Lalu ada pelayanan jemput bola bagi penyandang disabilitas.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengungkapkan di tengah situasi pandemi COVID-19 yang belum berakhir, Polres Pemalang terus berinovasi untuk mempermudah masyarakat dalam menerima pelayanan yang cepat dan ramah, tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Diungkapkannya, saat ini Polres Pemalang menyediakan tiga jenis pelayanan untuk memperluas jangkauan masyarakat, antara lain SKCK on the spot, Samsat malam, Sim malam (Salam Silam) dan SPKT on the spot.

"Pelayanan dilaksanakan malam hari di alun-alun Kota Pemalang, sasarannya ditujukan bagi masyarakat yang tidak sempat mengurus surat-surat pada siang hari, sehingga diharapkan keperluannya bisa terpenuhi pada malam hari," ungkap Ronny dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2020).

Ronny bilang meskipun di luar jam kerja, petugas tidak memungut biaya tambahan di luar ketentuan pada masyarakat yang mengurus surat-surat, seperti SIM, SKCK dan Surat kehilangan.

Namun, ia selalu mengingatkan personilnya untuk menjaga kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Petugas wajib menggunakan face shield atau masker, sarung tangan dan rajin mencuci tangan," ujarnya.

"Begitu juga bagi masyarakat yang mengajukan permohonan, petugas akan selalu mengingatkan penggunaan masker, jaga jarak dan mencuci tangan," tambahnya.

Dijelaskan Ronny, selain menyediakan pelayanan pada malam hari, SKCK on the spot juga memberikan pelayanan bagi penyandang disabilitas.

Petugas SKCK on the spot akan mendatangi tempat tinggal penyandang disabilitas yang tidak bisa berpergian untuk mengurus SKCK.

"Petugas akan mendatangi rumah pemohon yang merupakan penyandang disabilitas setelah menerima telepon," katanya.

"Untuk mendapatkan pelayanan SKCK on the spot, penyandang disabilitas hanya dikenakan biaya PNBP dan tidak ada pungutan lain atau uang bensin," pungkasnya.

(mul/ega)