Dukung Kesetaraan Gender, Suami Bisa Bantu Istri Masak di Rumah

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2020 13:32 WIB
keluarga
Foto: shutterstock
Jakarta -

Kesetaraan gender saat ini masih menjadi hal yang sering diperdebatkan. Terlihat dari masih banyaknya stereotip antara peran perempuan dan laki-laki saat ini. Padahal, penerapan kesetaraan gender bisa dimulai di dalam keluarga secara sederhana, salah satunya dengan membantu istri memasak di rumah.

Memasak umumnya lebih sering dikaitkan dengan tugas perempuan di rumah. Namun, memasak bersama ternyata bisa menumbuhkan keharmonisan antar suami dan istri. Melansir Foodal, 70 persen pasangan menikah yang memasak bersama secara signifikan merasa lebih puas di semua bidang kehidupan dibanding pasangan yang jarang memasak bersama. Berikut alasan mengapa memasak dapat meningkatkan harmonisasi dalam kehidupan rumah tangga.

Mempererat Komunikasi
Komunikasi menjadi hal yang paling penting dalam suatu hubungan, apalagi dalam rumah tangga. Siapa sangka membantu istri memasak juga dapat mempererat komunikasi. Saat memasak, akan ada banyak kegiatan yang tentunya melibatkan peran bersama seperti memilih resep, belanja bahan makanan, hingga mempersiapkan makanan.

Untuk menciptakan makanan yang enak, komunikasi dalam memasak bersama adalah kuncinya. Dalam proses tersebut, tentunya baik suami dan istri akan banyak berkomunikasi antara satu sama lain. Dengan begitu, komunikasi pun akan menjadi lebih erat sehingga berdampak terhadap keharmonisan keluarga.

Meningkatkan Kerja Sama
Kerja sama yang baik tak hanya diperlukan dalam urusan kantor saja, melainkan juga di dalam rumah. Tanpa kerja sama yang baik antar suami dan istri, tentunya bisa berdampak terhadap permasalahan rumah tangga. Bekerja bersama di dapur bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kerja sama antarsuami dan istri. Saat memasak bersama, suami dan istri akan dituntut untuk berbagi tugas untuk tujuan bersama yakni menghasilkan makanan yang lezat.

Menciptakan Ikatan
Memasak ternyata juga bisa menciptakan ikatan yang lebih dekat antara suami dan istri. Banyaknya waktu yang dihabiskan bersama di dapur menjadi aktivitas bisa meningkatkan keintiman satu sama lain. Selain itu, memasak merupakan bentuk dukungan yang bisa menimbulkan rasa percaya antara satu sama lain sehingga memperkuat hubungan dalam rumah tangga.

Meskipun memiliki banyak manfaat bagi kehidupan rumah tangga, namun beberapa suami masih enggan untuk ikut berperan membantu istri memasak. Hal ini karena masih minimnya pemahaman kesetaraan gender dan berbagi peran di rumah. Merespons hal ini, Kecap ABC hadir sebagai brand yang mendukung kesetaraan gender melalui berbagai program. Kali ini melalui program Koki Muda Sejati 2020, Kecap ABC memberikan dukungannya terhadap kesetaraan gender di masyarakat. Kecap ABC percaya bahwa kesetaraan gender perlu dimulai dari lingkup terkecil, yakni dari rumah.

"Koki Muda Sejati 2020 akan memperkuat komitmen Kecap ABC, yaitu semangat kesetaraan gender yang harus dimulai dalam keluarga di rumah," ungkap Head of Legal & Corporate Affairs Heinz Indonesia & PNG dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/8/2020).

Adapun program ini merupakan bentuk komitmen Kecap ABC untuk menghadirkan pemahaman terkait kesetaraan gender pada generasi muda. Pemahaman ini tentunya akan menjadi modal yang besar bagi generasi mudah dalam menjalani kehidupan rumah tangga ke depan.

"Heinz ABC menggagas gerakan ini untuk mengubah persepsi masyarakat dan membangun perilaku yang lebih baik di kalangan anak muda," pungkasnya.

(mul/ega)