Presiden Jokowi: Terima Kasih Shinzo Abe, Sehat Selalu

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 21:07 WIB
jokowi dan shinzo Abe
Jokowi dan Shinzo Abe (Foto: dok. Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Shinzo Abe mengundurkan diri dari posisi Perdana Menteri Jepang. Presiden Joko Widodo atau Jokowi bercerita tentang kedekatannya dengan Shinzo Abe.

Cerita soal Shinzo Abe dicurahkan Jokowi di akun Twitter-nya, Jumat (28/8/2020). Cerita ini ditulis Jokowi dalam bahasa Inggris.

"PM Abe merupakan salah satu pemimpin dunia pertama yang saya temui ketika saya menjabat sebagai Presiden Indonesia pada 2014," kata Jokowi.

Jokowi juga bercerita soal kuatnya hubungan Indonesia dan Jepang. "Di bawah kepemimpinannya, kami menyaksikan hubungan bilateral yang lebih kuat antara Indonesia dan Jepang," ucap Jokowi.

Sambil mencolek akun resmi Shinzo Abe, Jokowi mengucapkan terima kasih. Sebagai teman, Jokowi mendoakan Shinzo Abe sehat selalu.

"Terima kasih PM @AbeShinzo @JPN_PMO untuk persahabatan. Semoga sehat selalu," cuit Jokowi.

Masa jabatan Shinzo Abe sebagai PM Jepang telah mencapai 7 tahun 8 bulan. Hal ini menjadikan Abe sebagai PM Jepang yang menjabat paling lama.

Namun beberapa sumber menyebut sejumlah kelainan ditemukan saat Abe menjalani pemeriksaan terbaru pada Juni lalu. Disebutkan sumber itu bahwa hasil pemeriksaan kedua di Rumah Sakit Universitas Keio pada 17 Agustus lalu menemukan bahwa kondisinya memburuk.

Sejumlah sumber itu menyebut pemeriksaan lanjutan sekitar satu pekan kemudian menunjukkan bahwa gejala-gejalanya mereda dengan penggunaan obat. Namun para dokter menyatakan Abe perlu melanjutkan pengobatan hingga tahun depan.

Shinzo Abe diketahui mendatangi rumah sakit untuk memeriksakan diri sebanyak dua kali dalam dua pekan terakhir, yang semakin mengobarkan spekulasi soal kesehatannya yang memburuk.

Pada Jumat (28/8) sore waktu setempat, Abe, yang kini berusia 65 tahun, mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai PM Jepang. Dia mengakui alasannya mundur adalah kondisi kesehatannya yang memburuk.

"Saya tidak bisa menjadi Perdana Menteri jika saya tidak bisa mengambil keputusan terbaik bagi rakyat," ucap Abe (65) dalam konferensi pers terbaru di Tokyo, seperti dilansir Reuters.

(gbr/zak)