Diadukan ke KPAI, Kata 'Anjay' Sebenarnya Umpatan atau Bahasa Gaul?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 18:18 WIB
Ilustrasi kamus (DW)
Foto: Ilustrasi kamus (DW)
Jakarta -

Kata 'anjay' ramai dibahas usai dipersoalkan artis sekaligus Youtuber, Lufti Agizal di channel Youtube-nya. Lutfi menyakini kata 'anjay' bisa merusak moral generasi penerus. Para pakar bahasa pun buka suara.

Mulanya, Lutfi membahas kata 'anjay' ini usai disebut oleh Rizky Billar dan Lesti Kejora. Lutfi membuat video khusus yang mendatangkan pakar bahasa hingga psikolog untuk membedah kata anjay yang ia yakini bisa merusak moral bangsa. Lufti memiliki 186 ribu follower di Instagram dan 2,46 ribu subcriber di Youtube.

Bukan hanya membahasnya, Lutfi pun telah mengadukan anak yang memakai kata 'anjay' ini ke KPAI. Dia melampirkan pula surel balasan dari KPAI.

"Anak di bawah umur bisa ngomong gini gara-gara apa sih??? Next generation kita. Apa perlu @kpai_official dan @komnasanak saya kirimi semua materinya? Untuk mengkaji ini?" ujarnya di IG Story.

Menanggapi soal ramai kata 'anjay' ini, pegiat dan pencinta bahasa Indonesia Ivan Lanin mengatakan bahwa kata 'anjay' pada mulanya netral. Menurutnya, yang bisa membangun persepsi dari makna itu adalah persepsi setiap orang.

"Menurut saya semua kata itu netral. Ia hanya menggambarkan konsep. Persepsi manusia yang membuatnya tidak netral. Persepsi itu bergantung pada lingkungan budaya," ujar Ivan Lanin kepada detikcom, Jumat (28/8/2020).

Ivan Lanin mencontohkannya dengan pemakaian kata 'anjing' di Bandung. Dia menilai kata itu justru kerap dipakai sebagai pengganti koma.

"Pada kalangan kaum muda di Bandung, misalnya, kata "anjing" dan "goblok" kadang dipakai sebagai pengganti tanda koma dan tanda titik. Apalagi cuma "anjay"," ujarnya.

Sementara itu, pakar bahasa dari UIN Syarif Hidayatullah, Hilmi Akmal menilai 'anjay' termasuk dalam bahasa slang. Bahasa ini digunakan untuk kalangan sosial tertentu.

"Dalam bahasa ada ragam resmi/formal dan dan takresmi/informal. Dalam ragam yang informal ini ada yang disebut dengan slang. Slang sendiri adalah ragam informal yang sifatnya musiman dan dipakai oleh kalangan sosial tertentu, terutama remaja, agar orang di luar kelompok mereka tidak paham dengan pembicaraan mereka," kata Hilmi saat dihubungi.

Tonton juga 'Kupas Tuntas Makna 'Matamu', Umpatan Buwas untuk Mendag':

[Gambas:Video 20detik]