Mata Irjen Napoleon Berkaca-kaca di Usai Diperiksa, Pengacara: Dia Kecewa

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 17:11 WIB
Irjen Napoleon Bonaparte
Mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte setelah diperiksa sebagai tersangka kasus suap Djoko Tjandra di Bareskrim. (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte tampak berkaca-kaca setelah dimintai keterangan oleh penyidik terkait dugaan pencabutan red notice Djoko Tjandra. Kuasa hukum Napoleon, Putri Maya Rumanti, menyebut kliennya kecewa.

"Iya, dia bukan, apa ya, Mas, dia (Irjen Napoleon) menahan air mata, dia merasa kecewa mungkin, ya. Saya tidak bisa sampaikan kecewa, dia hanya menyatakan bahwa diri dia itu seorang jenderal. Dia juga seorang polisi yang harus menegakkan keadilan, gitu," kata Putri saat dihubungi, Jumat (28/8/2020).

Putri menambahkan Irjen Napoleon Bonaparte tidak mengalami masalah apa pun saat dimintai keterangan oleh penyidik. Irjen Napoleon Bonaparte, lanjutnya, ditanya 30 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim.

Dia pun mengatakan Irjen Napoleon berkomitmen dan kooperatif untuk mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung.

"Jadi supaya jangan ada pikiran masyarakat luar bahwa beliau ini adalah benar pelakunya, menerima suap, menerima keuntungan. Beliau sangat kooperatif dan sangat siap untuk diperiksa dan siap memberikan keterangan, seperti itu," ujar dia.

Sebelumnya, mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte selesai menjalani pemeriksaan di Bareskrim terkait kasus dugaan gratifikasi pencabutan red notice Djoko Tjandra. Irjen Napoleon menegaskan akan kooperatif mengikuti proses hukum.

Irjen Napoleon datang ke Bareskrim Polri, Jakarta, sekitar pukul 10.20 WIB. Irjen Napoleon pun selesai dimintai keterangan pukul 14.05 WIB. Irjen Napoleon kemudian berjalan keluar dari gedung Bareskim bersama kuasa hukumnya.

Dia pun memberikan pernyataan kepada para wartawan. Irjen Napoleon menegaskan siap bertanggung jawab mengikuti proses penyelidikan.

"Saya hari ini akan menyampaikan pesan kepada siapa pun yang masih meragukan integritas saya bahwa hari ini saya berjanji dan memastikan bahwa sebagai perwira tinggi Polri, saya bertanggung jawab untuk mengikuti proses penyelidikan ini dengan kooperatif," kata Napoleon.

"Saya tetap setia kepada Polri dan pimpinannya. Wassalamualaikum, terima kasih," sambung dia.

Irjen Napoleon langsung meninggalkan gedung Bareskrim Polri. Dia berjalan dengan cepat menuju mobilnya. Irjen Napoleon tak menjelaskan hasil pemeriksaan yang dilakukan pagi tadi.

(aud/aud)