Arafah dan Mina Berdenyut

Arafah dan Mina Berdenyut

- detikNews
Senin, 09 Jan 2006 07:05 WIB
Arafah - Minggu (8/1/2006) malam kawasan Mina dan Padang Arafah yang biasanya sepi, kini tampak ramai dengan tenda dan penerangan lampu yang cukup terang. Di Mina, sebagian jamaah haji bermalam untuk melakukan tarwiyah, sedangkan di Arafah sebagian jamah haji telah berdatangan untuk mempersiapkan wukuf mulai Senin (9/1/2006).Di Mina, para jamaah haji bermalam di tenda-tenda khusus, terutama jamaah haji yang berangkat dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) Khusus (ONH Plus). Namun, banyak juga jamaah haji yang menginap di pinggir-pinggir jalan dengan menggelar tenda darurat atau berlasa tikar tanpa tenda.Salah seorang jamaah haji BPIH Khusus, Bintoro, mengaku para jamaah haji yang melaksanakan sunah tarwiyah menempati tenda khusus ber-AC, berlasa kasur selebar pundak. "Cukup nyaman," kata salah seorang direktur di sebuah perusahaan public relation di Jakarta ini kepada detikcom.Tenda-tenda yang dipakai oleh jamaah haji yang tarwiyah terdiri dari 114 maktab plus dan kurang lebih maktab biasa, plus karavan. Namun, banyak juga jamaah haji yang tidak menetap di tenda-tenda itu dan memilih menginap di pinggir jalan.Para jamaah haji yang malam ini melakukan tarwiyah akan berangkat ke Arafah pada Senin (9/1/2005) dini hari hingga siang hari. Wukuf di Arafah ini akan berakhir pada Senin (9/1/2006) saat tenggelam matahari.Sementara itu, pemantauan detikcom, hingga pukul 01.00 Waktu Arab Saudi, Senin (9/1/2006), para jamaah haji terus berdatangan ke Padang Arafah untuk melakukan persiapan wukuf. Hingga berita ini diturunkan, jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Arafah sekitar 30 persen. "Para jamaah haji akan terus berdatangan hingga pagi ini," kata salah seorang panitia haji Indonesia.Jamaah haji Indonesia yang tiba di Arafah dengan menumpang bus ini langsung diinapkan di tenda-tenda yang telah disiapkan oleh Maktab. Tenda-tenda jamaah haji Indonesia berada di lokasi kavling 1-76. Sementara posko petugas haji Indonesia di kavling 77. Lokasi ini berjarak sekitar 3 km dari Jabal Rahmah.Jumlah jamaah haji yang akan wukuf di Arafah diperkirakan 3 juta orang. Rinciannya 2,5 juta orang berhaji dengan data resmi dan 500 ribu jamaah tidak terdaftar. Dari 2,5 juta jamaah yang terdaftar resmi itu 1,5 juta jamaah berasal dari negara asing, termasuk Indonesia.Jamaah haji Indonesia, termasuk petugas haji Indonesia hingga closing date 5 Januari 2006 berjumlah 203.548. Rinciannya, jamaah haji BPIH biasa 189.087, jamaah haji BPIH Khusus 13.899, dan petugas haji nonkloter 562 orang. (asy/)


Berita Terkait