FSGI: 35 GB per Bulan Lebih dari Cukup, Semoga Tak Ada Lagi Fakir Kuota

Wilda Nufus - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 18:18 WIB
Poster
Ilustrasi belajar online (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai subsidi kuota gratis 35 GB per bulan yang akan diberikan pemerintah ke siswa sudah lebih dari cukup. FSGI berharap tidak ada lagi fakir kuota setelah pemberian kuota gratis ini.

"Kami rasa untuk guru dan siswa jumlah 35 GB per bulan ini lebih dari cukup, sehingga tidak ada lagi yang fakir terhadap kuota," kata Sekjen FSGI Satriwan Salim saat dihubungi, Kamis (27/8/2020).

FSGI menyambut baik soal pemberian kuota gratis ini. Sebab, kata Satriwan, hal ini dapat menghemat pengeluaran orang tua, yang sering kali merogoh kocek untuk pembelian kuota anaknya.

"Ini akan membantu dompet orang tua, akan membantu keuangan orang tua kita, karena laporan ke kami orang tua itu sekarang bisa mengeluarkan beli kuota anak sampai Rp 200-300 ribu per bulan. Ini kan baru rencana ya, kita sama-sama dukung," kata Satriwan.

Satriwan berpesan agar para siswa dapat menggunakan kuota gratis ini secara efektif dan efisien. Dia berharap siswa tidak membuang kuota secara sia-sia untuk hal-hal yang tidak edukatif.

"Kami imbau kepada teman-teman siswa, kemudian teman-teman guru untuk menggunakan seefektif dan seefisien mungkin kuota-kuota yang diberikan oleh pemerintah. Jangan memanfaatkan kuota yang diberikan ini untuk hal-hal yang tidak edukatif, sehingga habisnya kuota adalah untuk hal-hal yang tidak edukatif bahkan membuang-buang waktu, menghabiskan kuota untuk yang tidak berguna," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan kabar gembira bagi para siswa, mahasiswa, guru, dan dosen di Indonesia. Nadiem mengatakan sudah ada anggaran Rp 9 triliun untuk membantu kegiatan pembelajaran selama 3-4 bulan ke depan berupa tunjangan pulsa.

"Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar Rp 9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama 3 sampai 4 bulan ke depan," kata Nadiem dalam raker bersama Komisi X DPR RI di MPR/DPR RI, Senayan, Kamis (27/8).

Nadiem mengupayakan agar dana tersebut dapat segera disalurkan. Dia pun berharap para peserta didik dan tenaga pendidik dapat terbantu dengan adanya bantuan ini.

Tonton video 'Mendikbud Nadiem Siapkan Rp 9 T untuk Pulsa Siswa-Guru-Dosen':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)