Kepala BPSDM Bicara Pentingnya SMD Unggul di Sektor Transportasi

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 13:58 WIB
Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDM) Sugihardjo
Foto: Screenshot Webinar Transportasi Merajut Keberagaman Episode 5: SDM Transportasi
Jakarta -

Menhub Budi Karya Sumadi menilai Sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam merajut keberagaman di bidang transportasi. Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDM) Sugihardjo mengatakan keberagaman ini dibentuk sejak proses pendidikan.

"Kalau kita bicara tentang keberagaman kita bisa liat prosesnya, dalam proses pembentukannya sendiri sudah mencerminkan dinamika kebhinekaan. Kemudian setelah lulus jadi alumni memiliki kompetensi yang bukan hanya bangun semangat kebersamaan tapi juga SDM yang unggul," ujar Sugihardjo, dalam Webinar 'Transportasi Merajut Keberagaman Episode 5: SDM Transportasi', Kamis (27/8/2020).

BPSDM disebut telah membuka pendidikan vokasi dalam bidang laut, udara, darat dan perkeretaapian. Sekolah ini berjumlah lebih dari 28 yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Sugihardjo mengatakan, sekolah ini berisikan putra dan putri daerah. Sehingga dalam prosesnya mereka terbiasa beragam dan memiliki ikatan emosional.

"Membentuk keragaman itu merajut keberagaman di sektor transportasi melalui proses pembentukannya sendiri, sehingga ada rasa kebersamaan dan terbiasa untuk berbeda. Mereka mempunyai suatu kekuatan emosional sehingga pada saat mereka terpencar, ada yang kerja di pemerintah daerah ada yang di industri atau pun di operator itu komunikasi tetap terjalin," tututnya.

Dia juga menuturkan, pendidikan vokasi tersebut telah memenuhi standar nasional dan internasional. Standar internasion ini khususnya terapat dalam bidang transportasi laut dan udara.

"Kalau kita lihat pendidikan vokasi kita tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga standar internasional. Kalau standar internasional di bidang laut ada IMO atau International Maritime Organization, di sektor udara ada ICAO International Civil Aviation Organization," kata Sugihardjo.

"Standar nasional melalui peraturan menteri perhubungan, Perka BPSDMP dan paling penting vokasi itu syarat kompetensi, diatur dalam aturan nasional kita berkaitan dengan SKKNI," sambungnya.

Disebutkan, vokasi ini menyediakan SDM dalam bidang regulator, operator dan industri. Dimana masing-masing bidang memiliki beberapa program studi, yaitu darat 12 prodi, laut 8 prodi, dan udara 17 prodi.

Sugihardjo juga menilai, pembentukan taruna pada saat pendidikan vokasi tersebut menimbulkan rasa persatuan. Sehingga nantinya dapat menjadi SDM yang unggul.

"Bagaimana persatuan dan kesatuan itu juga diwujudkan dalam proses pembentukan selama mereka menjadi taruna dan ujung akhirnya, untuk bisa mencapai Indonesia unggul. Kata kuncinya hanya satu yaitu harus SDM yang unggul, karena tidak bisa lagi mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi SDM menjadi penting," pungkasnya

(dwia/hri)