Gus Dur Gelar Orasi Politik di Solo
Minggu, 08 Jan 2006 06:01 WIB
Surakarta -
Pada Minggu (8/1/2006) pagi ini, mantan Presiden Abudurrahman Wahid akan menggelar orasi awal tahun di Pagelaran Kraton Surakarta. Gus Dur, demikian dia biasa disapa, akan menyampaikan pandangan-pandangannya untuk menjalani tahun 2006 dari berbagai perspektif, terutama dalam bidang politik.Gus Dur sebelumnya telah melakukan refleksi akhir tahun di Bali pada 29 Desember 2005 lalu. "Untuk membuka tahun baru, beliau memilih Solo. Beliau pula yang menentukan tempat hingga jam berlangsungnya acara," ujar Hussein Syifa', panitia pengarah acara tersebut.Bahkan tema orasi yang bertajuk Njejegake Sakaguru Nusantara juga dari Gus Dur. Menurut Hussein, dipesankan juga penulisannya harus tetap dipertahankan dalam bahasa Jawa. Tajuk tersebut jika diartikan dalambahasa Indonesia akan berarti 'Menegakkan Kembali Sokoguru Nusantara'."Setelah merefleksikan berbagai peristiwa dan capaian yang diperoleh bangsa Indonesia pada 2005, Gus Dur akan mengajak kita membuat semacam 'resolusi' di awal tahun untuk kelangsungan kehidupan bangsa dan negara dipandang dari berbagai perspektif, terutama di bidang politik," kata Hussein.Menurutnya, Gus Dur memiliki perhatian yang luas di berbagai bidang telah mendudukkannya sebagai cendekiawan terkemuka dan tokoh penting di negeri ini. Ditambah lagi pernah menjabat presiden yang tentunya lebih jauh mengetahui segala seluk-beluk rahasia, ancaman, potensi, strategi dan rencana-rencana perjalanan bangsa dan negara ini.Gus Dur akan tiba di Solo pukul 07.50 WIB bersama Franky Sahilatua dan rombongan lainnya. Sebelum menyampaikan orasi, Gus Dur akan menyempatkan berdialog dengan para tokoh agama dan masyarakat Solo di rumah dinas walikota Solo. Setelah orasi, Gus Dur akan meluncur ke Yogyakarta untuk acara keluarga dan sorenya bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
(atq/)










































