Terkena Reruntuhan, Hotel Ghaza Masih Kokoh Berdiri

Terkena Reruntuhan, Hotel Ghaza Masih Kokoh Berdiri

- detikNews
Sabtu, 07 Jan 2006 17:36 WIB
Terkena Reruntuhan, Hotel Ghaza Masih Kokoh Berdiri
Makkah - Robohnya Hotel Ar-Rayahin yang berada di Jl. Sif Amir juga membuat sedikit kerusakan kecil di dinding Hotel Qasr Al Ghaza yang tepat berada di samping kanannya. Sedangkan Hotel Najid yang berada di samping kiri tidak mengalami kerusakan apa pun.Persis dari depan Hotel Al Ghaza, reporter detikcom Arifin Asydhad Sabtu (7/1/2006) pukul 13.00 Waktu Arab Saudi (17.00 WIB) melaporkan, Hotel Qasr Al Ghaza (sering disebut Hotel Al Ghaza), hanya mengalami kerusakan pada secuil dindingnya di lantai dua. Pojok dindingnya pecah terkena reruntuhan Hotel Al Ghaza.Hotel Al Ghaza ini juga termasuk bangunan tua. Lebar bangunannya sekitar 15 meter dengan 6 lantai bercat putih. Di lantai 1, seperti bangunan-bangunan hotel lainnya di Arab Saudi, digunakan untuk sejumlah pertokoan. Sedangkan lantai dua ke atas dipakai untuk penginapan. Jamaah haji dari Thailand menginap di hotel Al Ghaza ini.Di samping kiri Hotel Ar-Rayahin, ada Hotel Najid. Di sebelah kiri Hotel Najid ada hotel dengan bangunan yang lebih bagus yang juga sering disebut dengan Hotel Al Ghaza. Hotel ini lengkapnya bernama: Hotel Al Jiad Al Ghaza. Bangunan hotel ini terdiri dari 10 lantai. Hotel ini dihuni oleh jamaah haji Turki. Meski jaraknya hanya terpaut sekitar 10 meter dari reruntuhan Hotel Ar-Rayahin, namun hotel Al Ghaza ini aman-aman saja.Hotel Ar-Rayahin yang roboh ini sebenarnya juga punya nama lain. Salah seorang pedagang yang berada di depan reruntuhan hotel bernama Abu Muhammad menyebutkan, hotel yang roboh itu bernama Ar-Rayahin. Sejumlah pedagang lain di tempat itu juga membenarkannya.Namun, menurut salah seorang polisi bernama Mahmud Ahmad Al Ghomidy, hotel yang runtuh itu bernama Hotel Lu'luah Al Khair. Yang pasti, hotel yang runtuh itu bukan Hotel Al Ghaza. (sss/)


Berita Terkait