Evakuasi Selesai, Jalan di Runtuhan Hotel Ar-Rayahin Dibuka

Evakuasi Selesai, Jalan di Runtuhan Hotel Ar-Rayahin Dibuka

- detikNews
Sabtu, 07 Jan 2006 17:28 WIB
Makkah - Petugas evakuasi Arab Saudi sudah menyelesaikan proses evakuasi. Puing-puing beton dan bangunan juga sudah diangkat dan lokasi dibersihkan. Sementara Jalan Sif Amir (kawasan Gaza) sudah dibuka lagi untuk umum.Reporter detikcom, Arifin Asydhad dari Makkah, Sabtu (7/1/2006) pukul 12.00 Waktu Arab Saudi (WAS) (16.00 WIB) melaporkan, lokasi reruntuhan Hotel Ar-Rayahin itu kini ditutup dengan seng setinggi 2 meter.Beton-beton dan puing bangunan yang sebelumnya berserakan di Jalan Sif Amir, di depan Hotel Sheraton Makkah kini sudah tak tampak lagi.Jalan Sif Amir juga sudah dipadati oleh lalu lalang mobil dan jamaah haji yang menuju Masjidil Haram atau yang berbelanja. Pertokoan di samping hotel Ar-Rayahin yang sebelumnya sepi pembeli, kini juga sudah ramai dengan pembeli.Tidak ada lagi tentara-tentara yang berada di lokasi. Blokir pagar besi yang sebelumnya menutup jalan itu juga sudah tidak ada. Hanya ada beberapa polisi yang masih berjaga-jaga di lokasi.Menurut Mahmud Ahmad Al Ghomidi, salah seorang polisi yang ditemui detikcom di lokasi menyatakan proses evakuasi dan pembersihan lokasi telah selesai dilakukan pada Jumat (6/1/2006) sore. "Jalan dibuka kembali tadi malam setelah magrib," kata pria agak tambun yang mengenakan seragam warna cokelat itu.Informasi dari Mahmud, hotel yang ambruk itu dihuni oleh jamaah haji asal India. Namun, korban-korban yang luka atau meninggal dunia tidak hanya dari India, tapi jamaah haji dari negara lain yang saat itu sedang melewati jalan itu.Hotel Ar-Rayahin ini melekat di Hotel Najid. Setelah Hotel Ar-Rayahin runtuh, di dinding Hotel Najid tampak ada dinding batu bata merah bekas hotel naas itu.Hingga berita ini diturunkan, lokasi bekas hotel Ar-Rayahin ini masih jadi perhatian sejumlah jamaah haji yang melewati Jalan Sif Amir. Sejumlah jamaah haji tampak melihat dari dekat lokasi meski saat ini ditutup oleh pagar seng. (umi/)


Berita Terkait