Jutaan Unit Usaha Kecil Bangkrut Akibat Formalin
Sabtu, 07 Jan 2006 17:20 WIB
Jakarta - Jutaan unit usaha skala kecil diperkirakan mulai keok akibat geger formalin. Belum teridentifikasi kerugian akibat formalin secara finansial. Yang pasti, bangkrutnya usaha ini akan menambah barisan penganggur di Tanah Air.Pemerintah hingga kini pun belum mengetahui potensi kerugiannya. Namun diakui ada penurunan penjualan dan kebangkrutan usaha."Saya tidak pernah mengatakan potensi kerugian, tapi saya katakan potensi kehilangan lapangan kerja," jelas Menko Kesra Abrurizal Bakrie usai Rakor Kesra di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (7/1/2006).Ical, panggilan akrab pemilik grup usaha Bakrie ini, mengasumsikan saat ini ada sekitar 8,6 juta unit UKM bergerak di bidang makanan dan minuman. Bila terjadi penutupan usaha sebesar 25 persen saja, maka artinya sekitar 2 juta unit usaha UKM yang tutup.Dia lalu mencontohkan, omzet mie basah produk Bogasari yang melorot sekitar 40 persen dan ada sebanyak 1.619 unit usaha yang mulai tutup."Jadi kita lihat ada penurunan sale (penjualan) dan kebangkrutan usaha. Kalau jumlah persisnya, saya belum bisa sampaikan, tapi tampaknya bisa saja mengarah ke sana," kata dia.Untuk itu, lanjut Ical, pemerintah saat ini sedang berupaya menyelesaikan masalah tersebut, baik dari sisi kesehatan masyarakat, dampak pengangguran, atau pun kehilangan lapangan pekerjaan akibat kasus ini.
(umi/)











































