MPR Apresiasi Program Gerakan Setengah Miliar Masker dari Kemendes

Yudistira Imandiar - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 15:36 WIB
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid
Foto: dok MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengapresiasi Gerakan Setengah Miliar Masker yang digagas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan membagikan masker. Menurut Jazilul upaya pencegahan COVID-19 harus dilakukan di seluruh daerah, termasuk di desa.

"Seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan di manapun tempatnya harus bersatu padu dan bergotong royong untuk mencegah pandemi COVID-19," kata Jazilul dalam keterangannya, Rabu (26/8/2020).

Gerakan Setengah Miliar Masker bertujuan untuk melindungi masyarakat desa dari penularan COVID-19 dan mewujudkan desa aman dari virus Corona.

Melalui Surat No. S.2294/HM.01.03/VII/2020, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mewajibkan kepala desa untuk menyediakan empat buah masker kain yang bisa dicuci untuk setiap warga desa. Adapun rincian sumber dana pengadaan masker tersebut, yakni dua masker disediakan dari dana desa lewat Bumdes, 2 masker lainnya melalui gotong royong atau swadaya masyarakat desa.

Dalam gerakan tersebut, Kemendes PDTT juga melibatkan PKK. Kelompok itu mendapat tugas untuk membagikan masker ke rumah-rumah.

Jazilul mengatakan, langkah yang diambil Kemendes PDTT merupakan wujud implementasi instruksi Presiden untuk menerapkan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Kami mengapresiasi kepedulian Kemendes PDTT dalam upaya turut menjamin kesehatan masyarakat desa," sambung Jazilul.

Menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu penularan COVID-19 masih menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia. Ia berharap agar wabah ini segera teratasi dengan tuntas.

Jazilul juga mengingatkan agar semua selalu menjaga kesehatan serta menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Penularan tidak mengenal orang kota atau orang desa, semua bisa kena," ujarnya.

"Sehingga apa yang diprogramkan oleh Kemendes PDTT sangat tepat," sebut Jazilul.

(akn/ega)