Polri Belum Tahan Irjen Napoleon-Tommy Sumardi, Ini Alasannya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 14:21 WIB
Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)
Foto: Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)
Jakarta -

Penyidik perkara dugaan suap yang menyeret Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap 2 orang tersangka yang baru saja diperiksa. Keduanya yaitu pengusaha Tommy Sumardi dan mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte.

"Perlu kami sampaikan sesuai dengan kewenangan penyidik untuk tersangka TS (Tommy Sumardi) dan tersangka NB (Napoleon Bonaparte) tidak dilakukan penahanan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Awi Setiyono, Selasa (25/8/2020).

Awi tak menjelaskan detail alasan Tommy Sumardi dan Napoleon Bonaparte tidak ditahan. Ia menyebut hal tersebut merupakan hak prerogatif dari penyidik.

"Hak prerogatif dari penyidik terkait dengan syarat subjektif maupun objektif terkait penahanan," lanjut Awi.

Selain Tommy dan Napoleon, Polri turut memeriksa Brigjen Prasetijo Utomo terkait surat jalan palsu. Prasetijo sendiri telah ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim.

"Dari keterangan penyidik selama pemeriksaan memang kedua tersangka (Irjen Napoleon dan Tommy Sumardi) termasuk yang satunya (Brigjen Prasetijo) kooperatif dalam pemeriksaan," lanjutnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memeriksa Djoko Tjandra pada Senin (24/8). Dalam pemeriksaan, sebut polisi, Djoko Tjandra mengaku telah menyuap Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

"Jadi penyidik mengejar tentunya melakukan pendalaman, mengejar kapan, di mana, kepada siapa saja uang ini diberikan. Dari hasil pemeriksaan, kami tidak bisa sampaikan secara keseluruhan, apalagi terkait nominalnya karena kita masih berproses dan yang bersangkutan memang sudah mengakui itu telah memberikan sebanyak uang tertentu pada para tersangka," ungkap Awi, kemarin.

Pada kasus dugaan tindak pidana korupsi surat jalan dan pencabutan red notice Djoko Tjandra, Bareskrim Polri sudah menetapkan 4 tersangka. Sebagai pemberi adalah Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi, sedangkan sebagai penerima adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Tonton video 'Terlibat Suap Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte Tidak Ditahan':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/dhn)