Satgas: Kasus Kesembuhan Corona Meningkat 3 Kali Lipat

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 16:39 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.
Wiku Adisasmito (Dok Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkap adanya kenaikan kasus sembuh virus Corona di Indonesia. Ada peningkatan 3 kali lipat jumlah pasien Corona yang sembuh dalam 3 minggu terakhir.

Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, yang memberikan update mingguan. Wiku menyampaikan update kasus positif, kasus sembuh, dan kasus kematian akibat Corona.

"Penambahan kasus positif yang tercatat pada hari ini adalah 2.447 dan jumlah kasus aktifnya yang tercatat adalah 38.134 atau sama dengan 26,1%, di mana dunia kasus aktifnya adalah 28,35%, jadi jumlah kasus aktif di Indonesia lebih rendah daripada jumlah kasus aktif dunia," ujar Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2020).

Wiku juga menyebut kasus sembuh di Indonesia berada di atas rata-rata global. Total kasus sembuh Corona per hari ini sudah mencapai lebih dari 112 ribu orang.

"Jumlah kasus sembuh pada hari ini adalah 112.867 atau setara dengan 71,5% di mana kasus sembuh di dunia adalah 68,19%. Jadi kasus sembuh di Indonesia lebih tinggi dari kasus sembuh di dunia," kata Wiku.

"Jumlah kasus meninggal adalah 6.858 atau 4,34% di mana kasus di dunia kasus meninggalnya adalah 3,44%, jadi Indonesia masih lebih tinggi daripada kasus kematian di dunia," sambungnya.

Wiku pun mengatakan tambahan kasus Corona dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Hanya, penurunannya belum signifikan.

"Namun angka kesembuhan mencapai puncak pada 24 Agustus dan terus cenderung meningkat. Terlihat dalam grafik terutama tanggal 25, terlihat bahwa perbedaannya cukup besar antara kasus terkonfirmasi dengan kasus sembuh. Artinya jumlah yang sembuh lebih banyak daripada yang terkonfirmasi. Sedangkan kasus meninggalnya kurang-lebih dari tanggal 2 Agustus, yaitu 1.056, dan pada tanggal 24 Agustus 3.560 untuk kasus sembuh," papar Wiku.

Data tersebut adalah data selama 3 minggu. Wiku menyatakan hal tersebut harus diapresiasi karena merupakan kemajuan.

"Ini adalah selama tiga minggu, 3 kali lipat peningkatan jumlah sembuhnya dan ini perlu diapresiasi secara nasional dengan pencatatan yang ada di daerah kasus sembuhnya meningkat cukup baik selama 3 minggu terakhir," tuturnya.

Tonton juga video 'WHO Targetkan Pandemi COVID-19 Berakhir Kurang dari 2 Tahun':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/imk)