Dinkes Batam: Warga Hanya Ngaku Balurkan Air Liur, Tak Ada yang Lihat

ADVERTISEMENT

Dinkes Batam: Warga Hanya Ngaku Balurkan Air Liur, Tak Ada yang Lihat

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 10:51 WIB
Poster
Ilustrasi Jenazah Pasien Positif COVID-19 (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Perempuan di Batam, Kepulauan Riau, yang membalurkan air liur jenazah pasien COVID ke mukanya, juga sempat mengancam akan menjilat air liur jenazah pasien positif COVID-19. Namun semua itu baru sebatas pengakuan. Perempuan itu juga masih menunggu hasil tes swab.

"Baru proses pagi ini, kemarin diambil (swab-nya) sore, mungkin siang atau sore keluar hasilnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi saat dihubungi detikcom, Selasa (25/8/2020).

Didi mengatakan tidak ada saksi yang melihat perempuan usia setengah baya itu membalurkan air liur jenazah pasien COVID-19. Menurut Didi, itu hanya sebatas pengakuan saat ribut-ribut sejumlah warga menjemput paksa jenazah positif COVID-19.

"Gaya dia aja, pengakuan dia aja, mana berani dia, nggak ada orang yang lihat dia balurin air liur, orang seramai itu kejadiannya," ujarnya.

Perempuan itu, kata Didi, melawan saat akan diamankan. Untungnya, petugas sabar saat menghadapi perempuan tersebut.

"Dia melawan polisi, untung polisinya sabar, iya (waktu ribut-ribut ambil jenazah itu dia bicara)," paparnya.

Warga tersebut sudah diisolasi di RSKI Pulau Galang. Selain dia, 2 anaknya juga ikut diisolasi dan dites swab.

"Kemarin dia sudah diisolasi sama dua anaknya di Galang. Diambil swab juga anaknya dua orang," ujarnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT