Round-Up

Narasi Jokowi soal Orang Terusik Imbas Gerakan Reformasi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 06:16 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Muchlis Jr-Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di perayaan HUT ke-22 Partai Amanat Nasional (PAN) menyimpan pesan politik yang sangat kuat. Jokowi menyinggung mereka yang terusik saat gerakan perubahan dilakukan. Lantas sebenarnya Jokowi sedang menyindir siapa?

Pernyataan Jokowi itu terekam dalam video yang ditayangkan di acara HUT ke-22 PAN, Jalan Amil, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2020). Mulanya Jokowi berbicara soal gerakan reformasi di Indonesia setelah era pemerintahan Presiden Soeharto.

"Pertama-tama saya menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-22 (untuk PAN). 22 tahun yang lalu, saat bangsa kita memulai sebuah langkah yang extraordinary, langkah itu kita sebut reformasi, sebuah langkah bersama dan langkah kesepakatan bersama melakukan perubahan besar-besaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai semangat reformasi sangat relevan dengan situasi saat ini. Jokowi menekankan mengenai pentingnya kerja ekstra luar biasa untuk menangani pandemi COVID-19.

"Semangat tersebut (reformasi setelah tumbangnya era Soeharto) sangat relevan dalam kehidupan kita saat ini. Dalam menghadapi krisis kesehatan dan krisis ekonomi akibat pandemi COVID, kita harus memperkuat reformasi, melakukan langkah-langkah extraordinary, langkah-langkah perubahan-perubahan fundamental, memanfaatkan momentum krisis ini untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan," ujar Jokowi.

Jokowi lantas menyindir orang-orang yang menikmati zona nyaman. Mereka, kata Jokowi, begitu terusik saat perubahan digelorakan.

"Tetapi, reformasi sekarang ini tidak mudah karena sudah terlalu banyak orang yang menikmati situasi yang enak, dan yang nyaman. Terlalu banyak orang yang sudah lama menikmati zona nyaman, zona nyaman secara ekonomi, zona nyaman karena status, sehingga merasa terusik ketika dilakukan perubahan-perubahan," papar Jokowi.

"Oleh sebab itu, ruang kompetisi harus dibuka, persaingan yang sehat harus diberi peluang untuk semua bidang. Kita jangan takut dengan kompetisi, dan jangan takut bersaing," imbuhnya.

Simak video 'Jokowi di Acara HUT PAN: Reformasi Sekarang Ini Tidak Mudah!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2