Jubir Jokowi: Tak Ada Reshuffle, Para Menteri Fokus Bajak Momentum Krisis

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 23 Agu 2020 17:20 WIB
Jubir Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman
Fadjroel Rachmadn (Foto: Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Pihak Istana Kepresidenan kembali menepis isu reshuffle yang muncul belakangan ini. Para menteri Kabinet Indonesia Maju disebut tengah fokus merealisasikan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan lompatan kemajuan.

"Sekali lagi, tidak ada reshuffle kabinet. Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada para menteri agar tetap fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis, dan fokus membajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan kemajuan di segala bidang, melakukan reformasi fundamental sebagai prasyarat Indonesia Maju," kata juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, kepada wartawan, Minggu (23/8/2020).

Fadjroel mengatakan para menteri saat ini hanya fokus bekerja untuk menangani pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Dia lantas menyitir pernyataan Mensesneg Pratikno.

"Pernyataan ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar jajarannya tetap fokus bekerja memanfaatkan momentum krisis untuk lompatan kemajuan dalam semua kegiatan di kementerian masing-masing. Mensesneg, Pratikno juga mengingatkan bahwa masyarakat membutuhkan kerja cepat dan terfokus dari pemerintah untuk menghasilkan solusi dan mengatasi pandemi yang tengah berlangsung di Indonesia. Selain itu, para menteri juga harus terus bersinergi satu sama lain dalam menangani krisis," ujar dia.

Menurut Fadjroel, Jokowi selalu menekankan mengenai pentingnya soliditas antar elemen bangsa. Dia berharap bangsa Indonesia segera keluar dari krisis.

"Bekerja cepat, bekerja keras dan bekerja inovatif, itulah yang diperlukan Indonesia saat ini. Presiden Joko Widodo selalu menekankan kecepatan dan inovasi kerja pemerintah dari pusat hingga daerah serta kolaborasi seluruh komponen bangsa agar bisa segera keluar dari krisis kesehatan dan krisis perekonomian," tutur Fadjroel.

IPW sebelumnya menyatakan mendapat informasi Jokowi akan me-reshuffle 18 menteri, yang dilakukan setelah pergantian Panglima TNI. IPW menyebut sedikitnya ada 11 anggota kabinet yang akan bergeser dan berganti. Paling banyak, kata Neta, ada 18 menteri yang kena reshuffle.

"Rotasi dan pergantian kabinet sepertinya akan dilakukan Presiden Jokowi setelah pergantian Panglima TNI. Sementara pergantian Kapolri akan dilakukan sesuai jadwal, yakni pensiunnya Jenderal Idham Azis pada awal Januari 2021. Demikian informasi yang diperoleh dari berbagai sumber," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulis, Kamis (20/8).

Simak video 'Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Kabinet Fokus Bekerja':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/dhn)