Begini Detik-detik Motor Harley Davidson Dibawa Kabur 'Calon Pembeli'

Mei Amelia Rahmat - detikNews
Minggu, 23 Agu 2020 16:54 WIB
Viral Harley Davidson Dibawa Kabur Calon Pembeli di Ciputat, Polisi Selidiki
Motor Harley-Davidson yang dibawa kabur pelaku. (Instagram/@rranggarya)
Tangerang Selatan -

Motor Harley-Davidson bernopol B-5000-MI milik Seno (48), warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dibawa kabur 'calon pembeli'. Modus pelaku adalah berpura-pura hendak melakukan test drive motor tersebut.

Kasus ini bermula ketika Rangga (17), putra Seno, mengiklankan motornya untuk dijual di situs jual-beli online pada 6 Agustus 2020. Pada Jumat (21/8/2020), Rangga dihubungi oleh pelaku yang mengaku bernama Mahesa Permana, menanyakan ketersediaan motor.

"Sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku meminta izin untuk menghubungi saya via WhatsApp Call. Di dalam percakapan tersebut, pelaku mengaku berasal dari Bandung dan beliau sedang berlibur di Puncak. Pelaku meminta izin untuk melihat motor mumpung pelaku sedang di daerah JABODETABEK sebelum kembali ke Bandung," tulis Rangga di akun Instagram.

Pelaku kemudian meminta alamat rumah dan share location dengan maksud hendak melihat-lihat motor korban. Sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku menghubungi korban dan memberitahu sudah dalam perjalanan.

"Sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku sampai di rumah bersama driver Go-Car yang awalnya saya dan ayah saya mengira driver Go-Car tersebut adalah kerabat/sopir pribadi/montir pribadi karena driver tersebut ikut turun dan menyorot motor saya menggunakan senter dari HP sesampai di rumah saya bersama pelaku," tuturnya.

Awalnya, pelaku hanya menanyakan terkait suara, aksesori, dan menceritakan bahwa saudaranya belum lama membeli motor merek Harley-Davidson juga. Lalu pelaku meminta korban untuk memundurkan motor dari garasi rumah dan setelah itu ia membawa motornya.

"Kurang-lebih 5 menit setelah pelaku memakai motor, kami heran kenapa tidak ada suaranya. Setelah itu driver menanyakan apabila saya kenal dengan pelaku atau tidak dan saya jawab baru kenal via WhatsApp tadi siang. Saat itu driver baru memberi tahu bahwa ia hanyalah seorang driver Go-Car," lanjutnya.

Driver taksi online tersebut mengaku, ketika di perjalanan menuju rumah korban, dia diminta pelaku untuk ikut serta mengecek motor korban. Driver taksi online juga diminta menunggu pelaku karena pelaku menyewanya untuk perjalanan pulang-pergi.

"Saat itu driver juga belum dibayar oleh pelaku untuk perjalanannya. Karena memiliki firasat yang buruk, saya pun mencoba mengelilingi perumahan saya menggunakan sepeda motor dan Ayah saya mengecek ke pos satpam, dan ternyata pelaku telah lewat dan satpam membiarkan karena mengira bahwa yang membawa motor saat itu adalah saya (Rangga)," jelasnya.

Pada malam itu juga, korban melaporkan kasus ini ke Polres Tangsel. Kasus tersebut saat ini tengah diselidiki Polres Tangsel.

Simak juga video 'Bagasi Garuda Berisi Harley Ilegal, APG: Pilot Bisa Menolak Terbang':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/idn)