Pemred Tempo.co Sebut Ada Upaya Pembungkaman Terkait Peretasan, Ini Kata KSP

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 22 Agu 2020 09:42 WIB
Donny Gahral.
Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral (Foto: dok. pribadi)
Jakarta -

Pemimpin Redaksi (Pemred) Tempo.co Setri Yasra menyebut ada upaya pembungkaman menyikapi peretasan situs berita media tersebut. Kantor Staf Presiden (KSP) menilai tuduhan pembungkaman itu tidak bisa dialamatkan ke pemerintah.

"Saya kira agak terlalu melompat ketika kemudian persoalan itu dikaitkan dengan pembungkaman pers oleh kekuasaan karena kita tidak tahu aktornya siapa. Jadi secara logika kan, kalau kita tidak tahu, tidak bisa menuduh kan. Jadi saya kira tuduhan itu tidak berdasar," kata Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral Ardian kepada wartawan, Sabtu (22/8/2020).

Menurut Donny, pemerintah menghormati kerja jurnalistik sebagai pilar demokrasi. Donny mengatakan pemerintah tidak akan melakukan upaya pembungkaman, termasuk kepada media yang kritis.

"Komitmen pemerintah terhadap pers sebagai pilar demokrasi itu tetap solid. Jadi, meskipun Tempo kritis terhadap pemerintah, saya kira pemerintah tidak akan melakukan hal-hal yang membungkam kebebasan pers atau hal-hal yang berseberangan dengan prinsip-prinsip demokrasi," ujarnya.

Donny pun mendorong pihak Tempo.co melaporkan kejadian peretasan itu kepada pihak berwajib. Donny sekali lagi menegaskan pemerintah menghormati kebebasan pers.

"Pemerintah prihatin terhadap kasus yang menimpa Tempo. Peretasan itu kan sesuatu yang melanggar hukum, jadi itu harus diusut dan dicari tahu siapa aktornya. Pemerintah menghormati kebebasan pers. Pemerintah mendorong agar siapa pun pelakunya segera ditemukan dan diproses secara hukum," tutur Donny.

"Saya kira Tempo bisa melaporkan kepada pihak berwajib untuk ini segera diusut gitu. Tapi yang mau saya tekankan di sini, tidak bisa kita tiba-tiba menuduh ada pembungkaman, tapi kita sendiri tidak tahu aktornya siapa. Ini kan secara logika bermasalah. Kita tidak tahu siapa yang mencuri, lalu kita menuduh tetangga gitu, kan tidak mungkin. Kita tidak tahu, kok. Jadi jangan selalu apa-apa dilontarkan kepada pemerintah," imbuhnya.

Tonton juga video 'Situs Berita Tempo.co Diretas, Ada Dugaan Upaya Membungkam':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2