Produsen Minta SBY Kampanye Makanan Bebas Formalin

Produsen Minta SBY Kampanye Makanan Bebas Formalin

- detikNews
Jumat, 06 Jan 2006 17:42 WIB
Jakarta - Saat flu burung heboh, pemerintah buru-buru menggelar kampanye menyantap ayam aman. Nah, pemerintah diminta memberi perlakuan yang sama dalam kasus formalin. Pemerintah seharusnya melakukan kampanye makanan yang disinyalir berfomalin telah aman dikonsumsi.Permintaan kampanye tersebut disampaikan Ketua Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Thomas Dharmawan usai menemui Menteri Perindustrian Fahmi Idris, di Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (6/1/2006).Thomas menemui Fahmi didampingi sejumlah produsen makanan, salah satunya Dirut Bogasari Franciscus Welirang. Franciscus bahkan membawa gerobak mie ayam ke kantor Fahmi.Para pengusaha makanan itu meminta Fahmi menyampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar RI-1 itu dan para menteri melakukan kampanye bebas formalin. Sama dengan kasus flu burung, para pejabat itu diminta kampanye dengan menyantap mie dan produk yang disinyalir mengandung formalin."Hal ini harus dilakukan pemerintah agar masyarakat dan UKM tak resah dengan isu formalin," kata Thomas.Menurut Thomas, pihaknya sudah mengusulkan hal itu ke presiden. Pihak istana menjanjikan akan menggelar kampanye itu minggu depan.Thomas kembali menjelaskan, produsen yang menggunakan formalin kecil jumlahnya dibanding yang tidak menggunakan formalin. Dijelaskan saat ini ada lebih dari 950 ribu industri makanan dan minuman skala kecil menengah. Dari jumlah itu yang membuat tahu tempe 120 ribu unit. Sedangkan puluhan ribunya tukang mie. "Inilah yang terkena dampaknya," ujar Thomas.Thomas juga mengeluhkan tindakan aparat yang merazia formalin terhadap produsen makanan. "Kita harapkan tindakan aparat tidak berlebihan. Seyogianya prosedur yang digunakan yakni UU Perlindungan Konsumen dan UU Pangan, seperti peringatan lisan dan tertulis, baru memasuki proses hukum," kata Thomas. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads