UMN Motivasi Mahasiswa Baru agar Jadi Pemenang Setelah Pandemi

Content Promotion - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 21:18 WIB
UMN
Foto: dok. UMN
Jakarta -

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka-Kuliah Perdana UMN 2020 bagi 2.000 lebih mahasiswa baru hari ini. Acara ini merupakan puncak dari acara Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) pada 17-19 Agustus 2020 lalu.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Sidang Senat Terbuka UMN tahun ini diselenggarakan secara daring untuk mengutamakan kesehatan dan keamanan para mahasiswa baru UMN 2020 dalam masa pandemi COVID-19.

"Meski diselenggarakan secara daring, tetapi tidak mengurangi makna yang ingin disampaikan kepada mahasiswa baru. Diharapkan mahasiswa dapat termotivasi bahwa pandemi ini tidak menjadi penghalang bagi terlaksananya seluruh program kerja UMN khususnya penyambutan mahasiswa baru," ujar Ketua Panitia Kuliah Perdana UMN 2020, Reni dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2020).

Tema Sidang Senat Terbuka UMN 2020 ini yaitu 'Membangun Jiwa Pemenang Pasca Pandemi'. Reni mengatakan tema ini diangkat untuk memberikan motivasi bagi mahasiswa baru UMN bahwa pandemi ini bukan akhir dari segalanya. Mahasiswa masih bisa berkarya dan berkreasi untuk Almamater, Persada, dan sesama.

Senada dengan ungkapan Reni, Rektor UMN, Ninok Leksono mengatakan melalui Sidang Senat Terbuka, UMN ingin memberikan motivasi mahasiswa baru untuk tetap berjiwa pemenang.

"Kami pimpinan UMN mengakui mahasiswa baru sedikit atau banyak ikut terkena dampak pandemi. Melalui Kuliah Perdana, UMN ingin memotivasi mahasiswa baru agar tidak kecil hati, apalagi patah semangat. Tema kuliah perdana justru mendo­­­rong maba untuk tetap optimis, siap menghadapi keadaan sulit, dan tetap berjiwa
pemenang," ujar Ninok.

Pada situasi pandemi ini, perkuliahan semester ganjil UMN 2020/2021 yang akan berlangsung pada tanggal 24 Agustus akan dilaksanakan secara daring sampai ujian tengah semester. Pelaksanaan kuliah daring akan diperpanjang hingga akhir semester ganjil 2020/2021. UMN juga telah menerapkan perkuliahan dan ujian secara daring sejak Maret 2020.

Meski demikian, perkuliahan secara daring bukan hal baru bagi UMN. Sebab UMN sudah memiliki e-learning yang sering digunakan dalam kegiatan perkuliahan. Ninok berharap seluruh mahasiswa UMN bisa mengerti pelaksanaan kuliah daring dalam situasi pandemi. Hal ini karena UMN mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh pesertanya.

"Prinsip utama yang dianut UMN adalah kesehatan dan keselamatan. Semoga pandemi segera berlalu dan mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan tatap muka, dan bisa bersosialisasi dengan teman dan dosennya dan yang penting sasaran pembelajaran bisa dicapai," harap Ninok.

Di kesempatan yang sama, Pembicara Kepala LLDIKTI III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. mengatakan untuk memiliki jiwa pemenang, mahasiswa baru UMN harus menjadi agen perubahan yang tidak memiliki rasa cepat puas.

"Seseorang yang memiliki jiwa pemenang akan menganggap bahwa kesuksesan adalah sebuah stimulus untuk kesuksesan berikutnya. Kalian harus menjadi agen perubahan yang tidak memiliki rasa cepat puas dan jangan berhenti untuk terus berkarya," kata Agus.

Agus juga berpesan kepada mahasiswa baru UMN 2020 untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul.

"Melalui UMN selama kurang lebih empat tahun, adek-adek melalui UMN akan dibentuk menjadi SDM Unggul sehingga bisa membantu mewujudkan Indonesia Maju," pesan Agus.

(ads/ads)