Depsos Salurkan Bantuan Budha Suci 25 Ribu Ton Beras
Jumat, 06 Jan 2006 17:04 WIB
Jakarta -
Departemen Sosial akan menyalurkan bantuan kepada warga DKI Jakarta yang tidak tersentuh Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebanyak 25 ribu ton beras untuk 6 bulan ke depan."Jadi beras ini kami akan merencanakan dalam waktu dekat diberikan kepada saudara kita khususnya di Jakarta yang tidak mendapat BLT seperti mereka yang tinggal di kolong jembatan, di bawah jalan layang, dan di pinggir rel," kata Mensos Bachtiar Chamsyah kepada wartawan saat menerima bantuan 25 ribu beras dari Yayasan Budha Suci Indonesia di kantor Depsos, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (6/1/2006).Bachtiar menambahkan, bantuan ini akan disalurkan untuk 10-12 ribu KK dengan besaran 1 KK mendapat 20 kilogram beras per bulan. "Dalam akhir Januari ini seluruh KK akan mendapatkan kupon yang dapat ditukarkan dengan beras," ujarnya.Jember dan BanjarnegaraDalam kesempatan yang sama Mensos menjelaskan tentang bantuan yang sudah diserahkan kepada korban bencana alam di Jember dan Banjarnegara. "Kita sudah mencukupi stok makanan dan tidak ada alasan masyarakat yang bisa dievakuasi tidak bisa makan," tegasnya.Bachtiar menjelaskan, pihaknya sudah memberikan beras di lapangan sebanyak 5 ton dan seandainya dirasa kurang mencukupi pihaknya siap menambah. "Mau ditambah 10 ton juga boleh," tandasnya.Selain itu, dia merinci bantuan yang sudah diberikan untuk korban bencana di Jember dan Banjarnegara seperti pengiriman 250 dus minyak goreng, 3.000 selimut, 5.000 kain sarung, 5.000 stel baju anak untuk perempuan dan laki-laki, serta 1.000 daster."Kita juga berikan dana operasional kepada mereka sebesar Rp 500 juta untuk masyarakat Jember dan Rp 500 juta untuk masyarakat Banjarnegara," terangnya.Dia mengingatkan kepada Bupati Banjarnegara agar tidak membuat kotak sumbangan di pinggir jalan. "Sudah dapatnya sedikit fitnahnya banyak. Itu dilarang," kata dia.Bachtiar juga mengaku hingga saat ini pihaknya belum memberikan santunan terhadap korban yang meninggal. "Saya menunggu surat dari bupati berapa jumlah yang meninggal dan siapa nama-namanya. Bagi yang meninggal kita akan bantu Rp 4 juta per jiwa," ujarnya.Pihaknya telah mengalokasikan dana Rp 10 juta untuk pembangunan rumah atau relokasi di Banjarnegara. "Dinas Sosial Banjarnegara mempunyai dana untuk perbaikan rumah sebesar Rp 5 juta, dan pihak provinsi khususnya bupati siap membantu Rp 5 juta per rumah," imbuh dia.Dalam waktu 3 minggu diharapkan pembangunan sudah jalan. Sedangkan untuk relokasi di Jember pihaknya tidak memberikan bantuan karena Gubernur Jawa Timur menyatakan sanggup menanggung biayanya.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































