Najwa Shihab Cerita Masa Muda hingga Jurus buat Berani Ngomong

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 10:36 WIB
Najwa Shihab x Putri Tanjung
Foto: dok CXO Media
Jakarta - Najwa Shihab dikenal sebagai sosok yang lugas dan kritis dalam menyampaikan sesuatu. Kemampuan dirinya untuk speak up atau berani ngomong mengenai hal-hal yang dirasa penting patut diacungi jempol. Namun ada cerita dibalik itu semua, mulai dari masa mudanya hingga sukses seperti saat ini.

Inilah sekiranya yang dibahas oleh Putri Tanjung dan Najwa Shihab dalam episode perdana acara Ngobrol Sore Semaunya Bersama Sasa. Dalam rangka menyebarkan energi positif untuk #GenerasiMikir, Sasa mengajak generasi muda Indonesia untuk berkarya, berpikir kreatif, kritis, serta berkontribusi positif untuk sekitar dan orang lain.

Selain itu, Sasa juga ingin menginspirasi generasi muda Indonesia untuk sama-sama memajukan bangsa lewat narasumber-narasumber yang didatangkan sesuai pengalaman di bidangnya masing-masing. Nantinya dari episode perdana ini, Sasa akan mendonasikan uang Rp 25 Juta untuk program penanganan pandemi COVID-19 kepada pihak yang dipilih oleh narasumber.

Tentu lewat episode perdana acara Ngobrol Sore Semaunya ini diharapkan bisa menambah wawasan bagi #GenerasiMikir yang menontonnya.

Pada episode pertama dari Ngobrol Sore Semaunya bersama Sasa ini, Putri Tanjung dan juga Co-Host Yansen Kamto membuka acara dengan bertanya seputar kisah masa muda Najwa Shihab dengan sosok ayahnya yaitu ulama terkemuka Quraish Shihab. Kepada Putri Tanjung, Najwa Shihab mengatakan sosok Abi (panggilan Najwa kepada ayahnya) mempunyai pengaruh penting bagi kehidupan pribadi. Walaupun sosok Abi merupakan tokoh berpengaruh, pada awalnya Najwa tidak terlalu memikirkan popularitas dari ayahnya tersebut.

"Sejak awal itu aku melihat dan sama Abi itu mulai dari Abi jadi dosen, Abi jadi rektor, kemudian mulai muncul di TV, sejak dulu memang selalu penulis, kemudian bukunya best seller, dan sebagainya. Jadi tidak tidak pernah ada momen atau titik tertentu tiba-tiba wah atau bagaimana," ungkap Najwa Shihab dikutip dari podcast Ngobrol Sore Semaunya Putri Tanjung pada acara Ngobrol Sore Semaunya bersama Sasa, Kamis (20/8/2020).

Najwa mengatakan dirinya mulai mengetahui pengaruh sang ayah pada saat menjadi Menteri Agama RI yang ke-16. Najwa pun menceritakan hal unik pada saat ayahnya menjabat menjadi seorang menteri di Tanah Air. Waktu itu dirinya masih tinggal di rumah rektor, namun karena jabatan ayahnya sudah bukan rektor lagi dan menjadi menteri ia harus pindah ke rumah dinas kementerian.

"Abi itu orangnya strict banget. Waktu itu kita tinggalnya masih di rumah dinas rektor dan karena bukan lagi menjabat rektor gaboleh dong pakai fasilitas yang bukan lagi jadi haknya. Abi keukeuh bilang kita udah nggak berhak tinggal di rumah rektor, jadinya kita pindah ke rumah dinas yang kondisinya kayak gitu (belum siap ditempati)," jelasnya.

"Pindah sebulan, terus kan tiba-tiba cuma berapa bulan udah nggak jadi menteri lagi. Akhirnya keluar pas rumah dinasnya udah rapih keluar dan kita sempat berada di posisi nggak punya rumah. Karena rumah pribadinya di Jeruk Purut itu dikontrakin," imbuhnya.

Selain tayangan yang tersedia di YouTube CXO Media, kisah lebih lengkapnya tersedia di Spotify Ngobrol Sore Semaunya. Di situ Najwa bercerita mengenai kedua orang tua yang memberikan kasih sayang dan banyak pelajaran tentang value atau nilai seseorang.

"Dari Abi dan Mama aku kan bersaudara lima orang empat perempuan dan satu laki-laki dan aku tuh nggak pernah ngerasa dibedain sih. Aku nggak pernah merasa, yang perempuan tidak berharga dibanding adikku Ahmad yang laki-laki cuma satu. Jadi nggak pernah tuh ada perbedaan itu," ungkapnya.

"Dari Mama tuh aku didorong dan di-push untuk punya ambisi punya cita-cita. Dari Abi tuh aku belajar ketekunan sih. Jadi ketekunan untuk belajar, nggak pernah merasa sok tahu, dan selalu menjadi pembelajar," imbuhnya.

Lebih lanjut Najwa membagikan jurus untuk berani ngomong atau speak up. Ia mengatakan kita harus tahu betul tujuan mengapa kita harus berani ngomong agar kedepannya dapat lebih leluasa. Tidak perlu takut salah atau beragumen karena kita learn by mistakes.

"What you get in life, is what you have the courage to ask for. Jadi keberanian kita untuk menyampaikan atau mengungkapkan atau menyampaikan apa yang kita anggap penting itu yang akan kita dapatkan dalam hidup. Jadi kalau lu mau dapat sesuatu, lu mau dimengerti, lu mau dapat kesempatan, lu mau naek gaji, apa pun yang lu mau dalam hidup lu harus ungkapkan," jelas.

"Rumus gue buat berani ngomong sih selalu satu dari dulu, be brave but don't be stupid. Kalau mau berani ngomong ya lu make sure nggak bodoh yang lu omongin. Lu research, lu compare, lu latihan dan sebagainya," ungkapnya.

Masih banyak lagi obrolan menarik Putri Tanjung dengan Najwa Shihab pada acara Ngobrol Sore Semaunya bersama Sasa ini mulai dari kisah cinta masa muda hingga obrolan-obrolan inspiratif lainnya yang dapat menambahkan wawasan untuk lebih tau nilai dari diri masing-masing.

Acara Ngobrol Sore Semaunya yang bekerja sama dengan Sasa ini merupakan episode perdana, dan pada episode selanjutnya Putri Tanjung bakal berbincang dengan narasumber lainnya yang tidak kalah menarik.

Acara Ngobrol Sore Semaunya bareng Putri Tanjung bekerja sama dengan Sasa ini dapat disaksikan hari ini secara serentak jam 18.00 WIB. Bagi yang ingin menonton bisa langsung mengunjungi kanal YouTube CXO Media atau mendengarkan di Podcast Ngobrol Sore Semaunya.



(ega/ega)