Rangkul PDS-PKB, Golkar Usung Ade Surapriyatna Jadi Cagub DKI

Rangkul PDS-PKB, Golkar Usung Ade Surapriyatna Jadi Cagub DKI

- detikNews
Jumat, 06 Jan 2006 15:57 WIB
Jakarta - Pilkada di DKI Jakarta masih 1,5 tahun lagi. Tapi Partai Golkar sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari. Ade Surapriyatna yang kini ketua DPRD DKI disiapkan menjadi calon pengganti Gubernur Sutiyoso.Untuk mengegolkan rencananya, Golkar berupaya merangkul Fraksi Partai Damai Sejahtera (FPDS) dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB). Pilkada di DKI Jakarta akan digelar Juni 2007."Saat Rakorda di Hotel Shangri-La pada pertengahan 2005, kami mendorong ketua DPRD DKI dari Partai Golkar, Ade Surapriyatna, sebagai calon wakil gubernur mendatang, tinggal mencari pasangannya saja," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Inggard Joshua di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (6/1/2006).Saat ini, imbuh Inggard, pihaknya tengah melakukan lobi terhadap FPDS dan FPKB agar kuota 15 persen kursi di DPRD bisa berjalan. "FPDS sudah satu fraksi dengan kami. Dan untuk menggenapkan, Fraksi PKB siap mendukung," katanya.Dia menjelaskan, pihaknya sudah mengantongi nama-nama pendamping Ade, salah satunya Fauzie Bowo yang kini menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta."Tapi nama-nama itu harus digodok dulu dalam Rapimda akhir 2006 ini, kira-kira bulan November sampai Desember, biar seluruh DPP, DPD Tingkat I dan Tingkat II sepakat," katanya.Dia mengingatkan agar siapa pun gubernurnya nanti, yang bersangkutan harus punya visi dan misi yang dapat membawa kepentingan masyarakat Jakarta."Yang penting bersih, jujur, bermoral, dan mempunyai integritas yang baik untuk memajukan bangsa ini melalui rakyat Jakarta," tegasnya.Mengenai kinerja Gubernur Sutiyoso, ia melihatnya masih baik. Namun ada kekurangan-kekurangannya yang bisa diperbaiki untuk masa yang akan datang.Salah satu kekurangan Sutiyoso yang disorotnya adalah segi pembenahan aparat, seperti orang-orang yang dipasang sebagai lurah, camat, dan walikota yang harus bersih dan berwibawa. (umi/)


Berita Terkait