Heboh Santet di Kejagung
Hendarman Diminta Tawakal
Jumat, 06 Jan 2006 14:37 WIB
Jakarta - Kegigihan Hendarman Supandji menyeret para koruptor berbuah santet padanya. Bagaimana sebaiknya Hendarman melayani "perlawanan" ini?"Pilihan terbaik Pak Hendarman adalah tawakal saja pada Allah dan menjalankan tugas serta kerja sebaik-baiknya," saran Almuzammil Yusuf, anggota DPR dari PKS pada detikcom, Jumat (6/1/2006).Seperti diberitakan sebelumnya, Kejagung saat ini sedang heboh santet. Hal ini dipicu pengakuan Jampidsus yang juga Ketua Timtas Tipikor Hendarman Supandji yang menyatakan kasur di rumahnya tiba-tiba dipenuhi belatung.Hendarman sudah curhat ke Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh soal ini. Jaksa Agung 'menghibur' bawahannya itu dengan saran agar Hendarman membersihkan eternit, siapa tahu belatung-belatung itu jatuh dari atas karena eternit kotor.Lebih lanjut Almuzammil mengungkapkan, berbagai ancaman fisik dan ancaman supranatural kepada aparat penegak hukum adalah hal yang biasa. "Itu merupakan risiko yang sudah harus diprediksi sejak awal ketika Pak Hendarman menerima tawaran jabatan kepadanya," kata Wakil Ketua Komisi III yang bermitra dengan aparat hukum ini. Almuzammil mendorong Hendarman untuk pantang mundur. "Saya yakin sebagai orang yang beragama dan sudah makan asam garam di Kejaksaan, Pak Hendarman tidak akan gentar terhadap berbagai bentuk ancaman tersebut. Apalagi juga secara resmi sudah ada pengawalan dan pengamanan fisik kepda Pak Hendarman," demikian Almuzammil.
(nrl/)











































