Iran Harapkan Sharon Meninggal

Iran Harapkan Sharon Meninggal

- detikNews
Jumat, 06 Jan 2006 11:56 WIB
Jakarta - Sebagian pemimpin dunia mengharapkan kesembuhan PM Israel Ariel Sharon yang sedang terbaring koma. Namun tidak untuk Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.Pemimpin negara republik Islam itu justru mengharapkan kematian Sharon. Ahmadinejad juga mendoakan para pemimpin Israel lainnya akan segera menyusul Sharon."Sekarang kalian semua akan mendengar dan saya harap ini final, bahwa penjahat Sabra dan Shatila ini telah bergabung dengan nenek moyangnya," cetus Ahmadinejad menyinggung tuduhan keterlibatan Sharon dalam pembantaian warga Palestina pada tahun 1982 silam."Dengan kehendak Tuhan, yang lainnya pun akan segera menyusul dia," imbuhnya seperti dikutip kantor berita ISNA dan dilansir AFP, Jumat (6/1/2006).Ungkapan tidak simpati juga datang dari kelompok militan Palestina, Hamas, musuh terbesar Sharon. "Dunia sedang berada di ambang batas untuk menyingkirkan salah satu pemimpin terburuknya," kata juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.Pernyataan senada disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Libanon Fawzi Salukh. Dia tidak peduli apakah Sharon akan hidup atau meninggal. "Apakah dia mati atau tidak, yang kami pedulikan adalah wilayah ini mencapai solusi damai, yang menyelesaikan semua masalah," kata Saluhk. Saat ini Sharon masih terbaring koma menyusul operasi selama berjam-jam yang dilakukan untuk membendung pendarahan otak akibat stroke berat yang dialami pria berusia 77 tahun itu. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads