Pemimpin Dunia Harapkan Kesembuhan PM Sharon
Jumat, 06 Jan 2006 11:19 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon masih dalam kondisi kritis. Para pemimpin dunia mengharapkan kesembuhan pemimpin bangsa Yahudi itu.Sharon saat ini masih terbaring koma menyusul operasi selama berjam-jam yang dilakukan untuk membendung pendarahan otak yang dialaminya akibat serangan stroke.Pemimpin Palestina Mahmud Abbas menyatakan "keprihatinan mendalam" atas kondisi kesehatan Sharon. Namun ditegaskannya, apapun yang akan terjadi pada Sharon tidak akan menunda pemilihan umum Palestina yang akan digelar bulan ini."Apa yang terjadi pada Sharon jelas mempengaruhi Israel dan berdampak bagi wilayah ini namun tidak akan menyebabkan penundaan pemilihan umum Palestina," ujar Abbas kepada wartawan di Ramallah, Palestina seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (6/1/2006).Sebelumnya Abbas telah menelepon kantor PM Sharon untuk menyampaikan harapan akan kesembuhan pria berusia 77 tahun itu.Ungkapan keprihatinan mendalam juga disampaikan Sekjen PBB Kofi Annan dan Presiden AS George W Bush yang menyebut Sharon sebagai pria yang punya visi untuk perdamaian.Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyatakan simpati tulusnya dan mendoakan Sharon untuk segera sembuh. Pernyataan senada datang dari Presiden Prancis Jacques Chirac dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Jack Straw."Sharon sakit parah dan masih tetap menjadi perdana menteri. Kami berharap dan berdoa agar dia sembuh, kami berdoa untuk keajaiban itu," tutur Straw.Pesan-pesan serupa mengalir dari Kanselir Jerman Angela Merkel, Menlu Norwegia Jonas Gahr Stoere, Menlu Swedia Laila Freivalds, PM Kanada Paul Martin, Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki dan lainnya.
(ita/)











































