IPB University Laksanakan Pelatihan Budidaya Kerapu di Kepulauan Seribu

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 19:15 WIB
Warga beraktifitas jual beli di Pasar Rakyat Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/03/2017). Tingginya tingkat konsumsi masyarakat Atambua terhadap ikan, maka kebutuhan masyarakat akan ikan  tinggi pula. Berbagai jenis ikan segar dijual disini . Nusa Tenggara timur diyakini mempunyai potensi alam dan pasar yang bagus untuk budidaya ikan air tawar dan ikan laut. Pedagang ikan akan dengan ramah dan murah senyum melayani pembeli, di pasar rakyat ini kita bisa melihat aneka kekayaan bahari di Belu yang dijual para pedagang. Mereka ramah dan tidak ragu memamerkan ikan segar yang mereka punya.
Foto: Ilustrasi budidaya ikan (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Departemen Budidaya Perairan dan Sekolah Vokasi Prodi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya (TPMPB) melaksanakan program Pelatihan dan Pendampingan untuk Kelompok Pembudidaya di Pulau Kelapa Dua pada Jumat-Minggu, 14-16 Agustus 2020. Pelatihan ini diikuti oleh 20 pembudidaya yang berasal dari 2 kelompok pembudidaya di wilayah Pulau Kelapa Dua.

Dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Departemen Budidaya Perairan IPB terdiri dari Dr. Irzal Effendi, Dr. Yani Hadiroseyani serta 5 mahasiswa IPB University. Sedangkan dari Sekolah Vokasi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya IPB diwakili oleh Dr. Wiyoto dan Andri Hendriana, S.Pi, M.Si.

Pelatihan, percontohan dan pendampingan masyarakat yang dilakukan oleh Departemen Budidaya Perairan dan Sekolah Vokasi prodi TPMPB adalah dalam rangka implementasi penelitian program pengembangan produk unggulan daerah dengan mengusung judul 'Pengembangan Pendederan Ikan Kerapu Di Masyarakat Dalam Rangka Penguatan Komoditas Unggulan Daerah'. Program ini dibawah komando Dr. Irzal Effendi, dan akan dilaksanakan pada tahun 2020.

Acara pelatihan dilakukan di Gedung Sakaya Maritim Pulau Kelapa Dua pada Sabtu, 15 Agustus 2020. Pendamping lapangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Mustafa A.MD, menyampaikan bahwa akan terus mendukung kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat dan berterima kasih kepada tim IPB University yang telah membantu meningkatkan kemampuan dan kapasitas masyarakat Pulau Kelapa Dua dan berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi solusi permasalahan bagi kelompok pembudidaya ikan kerapu di Pulau Kelapa Dua.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada Minggu, 16 Agustus 2020, tim IPB University melihat langsung kegiatan budidaya ikan kerapu cantang yang dilakukan di Pulau Kelapa Dua.

"Ke depan, sistem agribisnis budidaya ikan kerapu di Kepulauan Seribu tidak hanya usaha pembesaran dan usaha pembenihan saja, melainkan juga usaha pendederan, bahkan bisa menjadi beberapa segmen, pendederan I, pendederan II dan seterusnya yang pada akhirnya akan memperkuat agribisnis ikan ini," kata Dr Irzal Effendi dalam rilis kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Pengembangan pendederan di Kabupaten Kepulauan Seribu diharapkan Irzal bisa menumbuhkan usaha dan wirausaha baru sehingga meningkatkan kegiatan ekonomi wilayah yang berbasis kepada sumber daya alam daerah, sekaligus memperkuat pondasi agribisnis perikanan budidaya laut. Menurutnya, perlu membangun usaha pendederan ikan kerapu di Kapulauan Seribu.

"Selain menciptakan segmentasi usaha baru juga untuk memperkuat struktur usaha guna mempertahankan dan mengembangkan ikan kerapu sebagai produk unggulan daerah," ucapnya.

Tujuan dan manfaat kegiatan pelatihan, percontohan dan pendampingan dalam rangka pengembangan pendederan ikan kerapu di masyarakat untuk penguatan komoditas unggulan daerah adalah menciptakan usaha baru di masyarakat yakni pendederan ikan kerapu yang bisa menumbuhkan lapangan pekerjaan, pendapatan masyarakat dan perekonomian wilayah. Ini juga menguatkan agrbisnis ikan kerapu sebagai komoditas unggulan daerah.

(hri/hri)