Satgas COVID-19 Paparkan Perubahan Zona Risiko, Daerah Zona Oranye Terus Naik

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 16:37 WIB
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito (YouTube Sekretariat Kabinet)
Foto: Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito (YouTube Sekretariat Kabinet)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 memaparkan perubahan zona risiko Corona di seluruh daerah di Indonesia. Daerah dengan zona risiko sedang atau zona oranye terus mengalami peningkatan.

"Jadi yang perlu diperhatikan di sini daerah-daerah dengan risiko tinggi ada 18 kabupaten/kota yang berpindah di minggu terakhir menjadi risiko sedang, jadi ini perbaikan. Tapi pada saat yang bersamaan pula ada daerah-daerah risiko rendah yang naik menjadi risiko sedang sebanyak 49 kabupaten/kota," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yangd disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/8/2020).

Wiku menjelaskan tren peningkatan daerah zona risiko oranye itu terjadi mulai periode 12-19 Juli. Saat ini daerah zona risiko oranye mencapai 46,11 persen.

"Jadi terjadi clastering di daerah-daerah dengan risiko sedang, ini perlu menjadi perhatian karena dari waktu ke waktu terlihat di sini bahwa zona risiko sedang ini meningkat terus dari 32,88 persen pada tanggal periode 12 Juli sampai 19 Juli kemudian naik menjadi 35,99 persen. Ini pada Minggu 19 Juli menjadi 26 Juli, naik lagi menjadi 43,00 persen pada 26 Juli-2 Agustus dan 43,19 persen pada 2-9 Agustus dan terakhir pada 9-16 Agustus sebesar 46,11 persen," ujar Wiku.

Wiku mengatakan penurunan daerah zona merah Corona merupakan hal yang baik. Namun di sisi lain, peningkatan daerah zona oranye ini perlu menjadi perhatian bersama agar kasus Corona tak terus meningkat.

"Jadi ini yang perlu menjadi perhatian semuanya bahwa risiko tinggi atau merah menurun itu adalah tanda yang baik, bahwa yang daerah yang tidak terdampak ini juga menurun itu turun tanda yang kurang baik dan terutama daerah yang oranye ini perlu menjadi perhatian bersama karena terus meningkat," imbuh Wiku.

Selanjutnya
Halaman
1 2