Ngaku Salah Sebar Link Film Ilegal, Tjahjo Kumolo Akan Surati Joko Anwar

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 15:05 WIB
Tjahjo Kumolo
Tjahjo Kumolo (Wilda/detikcom)
Jakarta -

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo akan menyampaikan surat kepada sutradara Joko Anwar karena telah menyebarkan link film ilegal di Twitter. Tjahjo mengaku salah dan siap membayar kompensasi.

"Segera saya akan kirim surat resmi kepada sutradara Bapak Djoko Anwar - menyampaikan kesalahan saya karena spontanitas kalau saya harus bayar kompensasi saya siap sesuai kemampuan saya. Saya mohon maaf terbuka," kata Tjahjo saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (17/8/2020).

Tjahjo mengaku mendapat link film tersebut dari teman lewat aplikasi percakapan. Namun dia tidak hati-hati dan melakukan pengecekan sebelum mengunggahnya ke Twitter.

"Saya dapat kiriman dari teman via WhatsApp tentang film perjuangan tersebut. Karena ini suasana hari kemerdekaan RI saya spontan saja bagi film perjuangan tersebut di group Twitter, ternyata saya salah tidak hati-hati, tanpa izin sutradara menyangkut hak cipta," ujar Tjahjo.

Posting-an yang disorot sejumlah pihak itu diunggah di akun @tjahjo_kumolo. Ada sejumlah link video yang dibagikan akun tersebut, yaitu Pejoeang, Enam Jam di Jogja, Janur Kuning, dan Serangan Fajar.

"Dalam rangka menyambut Kemerdekaan RI tercinta," tulis Tjahjo dalam cuitannya tersebut.

Cuitan itu rupanya menarik perhatian sejumlah pihak. Sutradara Joko Anwar bahkan mengaku patah hati dan kehilangan harapan terhadap pemerintah setelah salah satu menterinya ikut menyebarkan link film ilegal.

Dilihat detikcom per pukul 14.55 WIB, cuitan soal link film ilegal itu telah dihapus dari akun @tjahjo_kumolo.

Tonton video 'Tjahjo Kumolo Blak-blakan Reformasi Birokrasi di Era Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/imk)