Terjebak Belasan Jam di Tol Ciawi, Pengendara Nyesal Liburan di Puncak

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 00:02 WIB
Kondisi kendaraan saat tertahan di pintu tol Ciawi karena lalu linta Puncak Bogor ditutup.
Foto: Kondisi saat tertahan di pintu Tol Ciawi karena lalu linta Puncak Bogor ditutup (Sachril Agustin Berutu/detikcom).
Kabupaten Bogor -

Pengendara mobil menyesal memutuskan menghabiskan long weekend dengan berlibur ke Puncak Bogor. Pasalnya, mereka harus terjebak belasan jam karena penutupan arus lalu lintas ke arah Puncak Bogor.

Salah satu pengendara mobil yang akan berlibur adalah Akbar (31). Dia bersama keluarganya dari Jakarta Barat berniat berlibur ke Cipanas.

"Sampai sini pukul 11.00 WIB, sama keluarga," ujar Akbar kepada detikcom, di pintu keluar Tol Ciawi saat penutupan lalu lintas, Minggu (16/8/2020).

"Jarang (ke Puncak), mau liburan doang ke Cipanas," kata Akbar.

Akbar sempat bertanya kepada polisi penyebab penutupan lalu lintas ke arah puncak. Polisi menerangkan terjadi kepadataan di kawasan puncak.

"(Jawab polisi) di atas penuh, di Cianjut. Nyesel banget (rencana liburan ke puncak)," ucapnya.

Arus lalu lintas dibuka pada pukul 21.56 WIB. Akbar berencana untuk kembali turun ke Jakarta saat lalu lintas dibuka.

"Balik (ke Jakarta) lah," ujar Akbar.

Pengemudi lain yang berniat untuk liburan di Puncak adalah Diono (62). Dia ingin menghabiskan libur bersama keluarga di puncak.

"(tujuan ke) Megamendung, mau liburan di vila," ucap Diono di pintu keluar Tol Ciawi.

Dia berangkat dari Cipinang sekitar pukul 10.00 WIB, dan terhenti karena penutupan sekitar pukul 12.00 WIB. "(Terjebak di pintu keluar) pas mau duhur, pukul 12.00 WIB," ujarnya.

Diono mengeluh karena rombongannya tidak bisa bergerak. Terpaksa, dia harus memakan bekal persediaan makanan yang dibawa.

"Ya makan seadanya aja, bawa bekel jajan-jajan. Udah abis jutaan saya, bawa 3 mobil saya," katanya.

Terkait kemacetan yang terjadi, polisi memberikan penjelasan. Polisi menyebut terjadi ketidaktertiban pengendara di puncak.

"Ya tadi itu kan, pertama, karena arusnya ya. Arusnya, kemudian roda 2 banyak. Roda 2 di atas itu banyak yang melambung, kemudian kurang tertib. Kemudian di atas juga sempat hujan sehingga masyarakat yang berkendara roda 2 pada berhenti di pinggir jalan jadi ada hambatan. Alhamdulillah, pada malam ini sudah bisa terbuka, kedua arah bisa lancar lagi," kata KBO Lantas Polres Bogor Iptu Ketut ketika ditemui di TMC Gadog, Megamendung, Kabupaten Bogor.

(aik/isa)