Kemenhub Selesaikan Pembangunan 2 Kapal Boat Survey Kenavigasian

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 16 Agu 2020 09:47 WIB
Kemenhub
Foto: dok Kemenhub
Jakarta -

Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah merampungkan pembangunan dua unit kapal boat survey kenavigasian. Dua kapal yang dibangun di galangan kapal PT. Multi Ocean Shipyard itu diberdayakan untuk mendukung program percepatan alur pelayaran masuk pelabuhan dan pelayaran perlintasan.

Setelah pembangunannya rampung, KM. Boat Survey Hull Number 7023, BS. Setinjan dan Hull Number 7024, BS. Sebatik langsung dikirim untuk dioperasikan pada Distrik Navigasi Pontianak dan Distrik Navigasi Tarakan dari galangan kapal PT. Multi Ocean Shipyard di Tanjung Balai Karimun, Jumat (14/8/2020).

Pengiriman dua unit kapal tersebut disaksikan oleh Direktur Kenavigasian Hengki Angkasawan mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut dan Pimpinan PT. Multi Ocean Shipyard.

Hengki mengatakan proses pelepasan dan pengiriman dua kapal boat survey ini merupakan salah satu tahapan penting dari rangkaian pembangunan boat survey kenavigasian yang dibangun di Galangan Kapal PT. Multi Ocean Shipyards.

"Kedua unit Kapal Boat Survey Kenavigasian masing-masing KM. Boat Survey Hull Number 7023, BS. Setinjan akan dikirim dan dioperasikan Distrik Navigasi Kelas III Pontianak dan Hull Number 7024, BS. Sebatik akan dikirim Distrik Navigasi Kelas III Tarakan," kata Hengki dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2020).

"Kapal Boat Survey ini akan melaksanakan tugas dalam kegiatan pengamatan laut, survey hidrografi, penataan dan pemantauan alur pelayaran dan perlintasan" imbuhnya.

Hengki menerangkan, berdasarkan data Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN), terdapat 636 alur pelayaran, 62 di antaranya sudah ditetapkan dan ada empat masih dalam proses. Maka secara persentase baru 10% alur yang telah diselesaikan.

"Jadi ke depan masih sangat berat tugas Direktorat Kenavigasian untuk menuju capaian 100%," sambung Hengki.

Hengki pun berpesan kepada para Kepala Distrik Navigasi khususnya Distrik Navigasi Kelas III Tarakan dan Distrik Navigasi Kelas III Pontianak, penambahan boat survey seharusnya dapat lebih meningkatkan lagi pelayanan yang diberikan kepada para pengguna jasa pelayaran khususnya dalam mengelola tata ruang alur pelayaran agar lebih aman, nyaman, selamat dan efisien.

"Tentunya dengan adanya penyediaan peralatan dan sumber daya manusia yang mumpuni ke depan akan dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan profesional dan proporsional," sebut Hengki.

Sementara itu, Kasubdit Armada dan Pangkalan Kenavigasian Bambang Kismanto dalam laporannya menjelaskan pengadaan unit kapal boat survey Kkenavigasian dibiayai dari dana APBN.

Adapun spesifikasi ukuran kapal boat survey tinggi setinggi 1.25 m dan Kecepatan maksimum 12 knot per jam.

(ega/ega)