27 Tenaga Kesehatan RS Haji Medan Positif Corona

Haris Fadhil - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 17:47 WIB
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan (Ahmad Arfah-detikcom)
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Sebanyak 27 orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Haji Medan dinyatakan positif Corona. Tiga orang di antaranya diharuskan menjalani isolasi di rumah sakit.

"Tercatat 32 orang terpapar COVID, sejak tanggal 12 Juli hingga 4 Agustus sebanyak 29 orang di-swab, keluar hasil 27 positif dan 2 negatif. Dari yang hasil positif, hanya 3 orang dirawat RS, sisanya isolasi mandiri tanpa gejala," kata jubir Satgas COVID-19 Sumut, Mayor Kes Whiko Irwan, saat diminta konfirmasi, Sabtu (15/8/2020).

Dia mengatakan 27 orang itu merupakan bagian dari 348 orang tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 di Sumut. Whiko mengatakan jumlah tersebut merupakan data selama 12 Juli-4 Agustus 2020.

"Sudah termasuk data swab sejak 12 Juli sampai 4 Agustus," ujarnya.

RSU Haji Medan merupakan rumah sakit yang pengelolaannya ada di bawah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Whiko belum menjelaskan detail mengapa ke-27 orang tenaga kesehatan di RSU Haji Medan itu bisa terpapar Corona.

Whiko mengatakan hingga hari ini ada 5.622 kasus positif Corona di Sumut. Sebanyak 2.501 orang di antaranya sembuh dan 244 orang di antaranya meninggal dunia.

Sebelumnya, Satgas COVID-19 telah merilis jumlah tenaga kesehatan yang terpapar Corona di Sumut. Ada 348 tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona, 40 di antaranya dokter spesialis.

"Tercatat sejak awal pandemi hingga terakhir 8 Agustus 2020 tenaga kesehatan di Provinsi Sumatera Utara yang terpapar COVID-19 terdiri atas 40 orang dokter spesialis, 13 orang peserta pendidikan dokter spesialis, 29 orang dokter umum, 207 orang perawat, 29 orang bidan, dan 30 orang analis laboratorium," ujar Whiko.

Selain itu, Whiko menyebutkan beberapa dokter di antaranya telah meninggal dunia dengan konfirmasi COVID positif. Dia pun meminta warga mematuhi protokol pencegahan COVID-19 agar jumlah kasus tak terus bertambah.

"Marilah kita semua mendukung perjuangan para petugas kesehatan kita dengan tidak menambah penderita baru COVID-19 di Sumut. Kita akan meringankan beban kerja mereka dalam merawat penderita COVID bila seluruh masyarakat melaksanakan protokol kesehatan," sebut Whiko.

(haf/haf)