Ali Kalora cs Kembali Berulah, TNI AD Tambah 150 Personel untuk Pengejaran

Mohammad Qadri - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 15:15 WIB
150 Personel BKO TNI AD tiba di Palu (dok. Istimewa).
Sebanyak 150 personel BKO TNI AD tiba di Palu. (Foto: dok. Istimewa)
Palu -

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2020 kembali diperkuat dengan penambahan 150 personel prajurit TNI AD menyusul teror yang dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), yang saat ini dipimpin Ali Kalora.

"Hari ini telah tiba 150 personel Satgas Tinombala BKO TNI AD di Palu," kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto pada Sabtu (15/8/2020) siang.

Sebanyak 150 personel itu tiba di Bandara Sis Aljufri, Palu, pada siang tadi. Kedatangan prajurit BKO TNI AD tersebut datang dalam 2 gelombang.

"Pada pukul 12.00 Wita, kedatangan pertama itu tiba 41 personel dan pada kedatangan kedua sekitar pukul 14.00 Wita jumlah personel yang tiba sebanyak 109 personel. Total ada 150 orang," ujarnya.

Sebanyak 150 personel BKO tersebut merupakan prajurit dari Mabes TNI AD. Secara khusus mereka ditugaskan untuk mengejar kelompok MIT pimpinan Ali Kalora, yang saat ini bersembunyi di hutan di wilayah Sulteng.

Tonton juga 'Dinkes Poso Dihadang Sipil Bersenjata, Kapolda Sulteng: Mereka Ali Kalora Cs':

[Gambas:Video 20detik]

Dalam sepekan terakhir, kelompok MIT mulai muncul kembali melakukan aksi teror. Sebelumnya, seorang purnawirawan TNI ditemukan tewas di Pegunungan Malahena, Lembah Napu, Poso. Kini aparat TNI masih melakukan penyelidikan terkait penemuan jenazah tersebut.

"Kami masih menyelidiki kondisi korban, belum diketahui apakah ada luka tembak atau tidak. Korban diperkirakan meninggal sejak 11 Agustus. Kondisinya pun kini sudah membengkak dan membusuk. Jadi tidak kelihatan, harus ada tim identifikasi," ucap Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf kepada detikcom, Jumat (14/8), sekitar pukul 22.00 Wita.

(nvl/nvl)