Ikan Berformalin di Bali Ternyata dari Jawa

Ikan Berformalin di Bali Ternyata dari Jawa

- detikNews
Kamis, 05 Jan 2006 14:18 WIB
Denpasar - Nelayan Bali boleh sedikit berlega hati, karena ikan berformalin yang ditemukan di Denpasar dan Badung, ternyata berasal dari Jawa. Hal ini didapat setelah diadakan uji laboratorium terhadap sampel ikan di kedua kota ini.Temuan ini disampaikan oleh Kasudin Usaha dan Pengolahan Hasil, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali I Made Sukaya dalam jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Jl. Melati, Denpasar, Bali, Kamis (5/1/2006)."Sampel yang diambil di pasar Badung, dan pasar ikan Kedonganan, Jimbaran, yang ikannya didrop dari Jawa, sangat rentan terhadap ikan-ikan yang mengandung formalin," ujarnya.Selain di kedua pasar tadi, Sukaya menjelaskan, sampel juga diambil dari kafe-kafe ikan bakar di Jimbaran dan Kedonganan, rumah makan, supermarket Makro, Hero, dan Kiara Dewata. Hasil uji sampel dari seluruh tempat ini menyimpulkan, ikan-ikan di kedua kota ini berformalin.Sedangkan ikan yang dijual pasar-pasar di sejumlah kabupaten lain, antara lain Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, yang biasanya memenuhi kebutuhan ikan hasil tangkapan lokal, dijelaskan Sukaya, tidak mengandung formalin.Menurut Sukaya, pihaknya sudah melakukan konfirmasi dengan kolega dinas di Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan mereka membenarkan adanya formalin terhadap ikan-ikan yang kemudian dijual ke Bali."Namun kami belum tahu berapa banyak ikan berformalin yang dijual ke Bali setiap harinya," imbuh Sukaya.Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan Balai Besar POM Bali Agus Purnomo menyampaikan rilis data BB POM terbaru mengenai penyebaran formalin pada berbagai bahan makanan di Bali."Data BB POM terbaru menemukan formalin pada 23 dari 46 sampel makanan tahu, mie, dan ikan. Artinya mencapai 50 persen," ujar Agus. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads