Ali Kalora Cs Muncul Lagi, Rampok Pegawai Dinkes Poso hingga Bacok Petani

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 14:04 WIB
Sosok Ali Kalora yang diburu polisi
Foto: Sosok Ali Kalora yang diburu polisi. (Dok. Istimewa)
Poso -

Kelompok Mujahidin Indonesia Timut (MIT) pimpinan Ali Kalora di Sulawesi Tengah (Sulteng) beraksi lagi. Mereka membacok petani hingga mengadang mobil rombongan pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Poso.

Kapolda Irjen Syafril Nursal mengatakan rombongan pegawai Dinkes Kabupaten Poso diadang kelompok sipil bersenjata itu pada Sabtu (8/8/2020) saat kembali ke Kota Poso dari wilayah Lembah Napu. Pengadangan rombongan itu terjadi di Jalan Trans Sulawesi antara daerah Hae dan Sanginora, Poso.

"Dari hasil pemeriksaan rombongan yang diadang bahwa kami memastikan kelompok itu adalah Ali Kalora cs," ungkap Irjen Syafril, Selasa (11/8/2020).

Dia mengatakan pelaku diperkirakan berjumlah 5 orang, yang dibekali senjata api. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Namun sebagian barang muatan rombongan Dinkes Poso diambil oleh pelaku. "Para korban digeledah, diperiksa dan barang bawaannya diambil oleh kelompok Ali Kalora cs," ucapnya.

Syafril menyebutkan pengadangan berlangsung sebelum penyanderaan dua petani di Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Kedua petani tersebut adalah AP dan AB yang sedang berjaga kebun jagung.

"Pelaku penghadangan rombongan Dinkes Poso dan penyanderaan dua petani, diduga kelompok yang sama. AB berhasil melarikan diri, sementara AP ditemukan tewas dibacok dengan mengenaskan," tutur Syafril.

Sebelumnya, seorang warga inisial AB di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tewas dibacok. Pelakunya dari kelompok MIT.

"Iya benar," ujar Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto saat dikonfirmasi mengenai laporan kematian petani di Poso oleh kelompok MIT, Minggu (9/8/2020).

Dalam keterangan yang dibenarkan Didik, peristiwa itu terjadi di Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, pada Sabtu (8/8). Mulanya, warga setempat AP dan AB sedang berjaga di kebun jagung.

Kemudian, ia melihat ada 3 orang tak dikenal yang datang menghampiri. Ketiganya merupakan kelompok teroris, MIT. Ketiga orang itu membawa AB dan AP ke sebuah pondok yang diduga sebagai markas sementara mereka.

Selanjutnya
Halaman
1 2