Demo di Depan DPR, Massa Buruh Jaga Jarak-Pakai Masker

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 11:48 WIB
Demo buruh terapkan protokol kesehatan
Demo buruh menerapkan protokol kesehatan. (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Massa dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI. Bedanya, dalam aksi demo ini, massa tampak menerapkan protokol kesehatan.

Pantauan detikcom pukul 10.30 WIB, massa menggelar aksi di depan gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2020). Massa menuntut DPR tidak mengesahkan Undang-Undang Ciptaker.

Dari pantauan di lokasi, ada garis-garis putih penanda jaga jarak massa digambar di jalan aspal. Mereka ada yang berbaris dan ada yang berkumpul tapi masih berjarak. Ada juga massa yang mengenakan face shield.

Spanduk KSBSI mewarnai aksi unjuk rasa ini. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan menolak UU Ciptaker.

"Tolak UU Ciptaker yang merugikan pekerja atau buruh. We need better job and better investment," demikian tulisan di spanduk itu.

Orator di mobil komando juga sempat mengingatkan agar massa menerapkan protokol kesehatan, di antaranya dengan mencuci tangan dan menjaga jarak. Orator juga meminta polisi melakukan penutupan jalan agar massa bisa berbaris luas dan jaga jarak.

Demo buruh terapkan protokol kesehatanDemo buruh menerapkan protokol kesehatan. (Foto: dok. Istimewa)

"Pak polisi, kami mohon izin jalan ditutup karena ini agar teman-teman kita untuk jaga jarak. Karena ini sudah tidak muat," kata orator melalui pengeras suara.

"Teman-teman, jangan lupa jaga jarak, pakai maskernya," katanya.

Hingga saat ini aksi demo masih berlangsung. Tampak polisi melakukan penjagaan terhadap massa, juga pengaturan lalu lintas yang mengarah ke Slipi.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengapresiasi aksi demo buruh ini menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap ini bisa dicontoh massa lainnya jika melakukan aksi serupa.

"Saya apresiasi semua pihak mau turut serta mendukung upaya memutus penyebaran COVID-19 di Indonesia dengan mematuhi gerakan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," kata Irjen Nana.

Irjen Nana menyebut upaya memutus mata rantai virus COVID-19 ini harus dilakukan semua pihak. Dia pun terus memerintahkan jajarannya terlibat aktif dan persuasif mendisiplinkan masyarakat.

Sementara itu, Dirintelkam Polda Metro Jaya Kombes Hirbak Wahyu Setiawan mengaku juga memonitor aksi demo massa buruh ini. Dia menyampaikan situasi sejauh ini kondusif.

Kombes Hirbak juga mengapresiasi aksi demo buruh kali ini bisa menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap ini bisa dicontoh massa lainnya jika melakukan aksi serupa.

"Saya berharap hingga bubar nanti massa tetap tertib dan mematuhi protokol kesehatan karena kita semua bersama pemerintah sedang berupaya keras memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19," sambungnya.

(hri/hri)