Kementerian BUMN Libatkan Polri dalam Program Pencegahan COVID-19

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 10:43 WIB
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (kiri) dan Menteri BUMN Erick Thohir (kanan)
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (kiri) dan Menteri BUMN Erick Thohir (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir datang ke Mabes Polri bertemu dengan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono untuk membahas penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Erick mengatakan pihaknya akan melibatkan Polri dalam program-program pencegahan COVID-19.

"Tentu kita semua menyadari, tim pelaksana tidak akan berjalan sukses tanpa TNI-Polri. Saya melihat bagaimana Bapak Presiden sudah bekerja keras. Tentu dengan keluarnya kemarin Inpres Nomor 6 (Tahun) 2020, jangan sampai disalahartikan bahwa seakan-akan Polri bersama komite ini akan melakukan tindakan-tindakan yang sehingga menakut-nakuti masyarakat," jelas Erick saat konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2020).

Dia menambahkan Polri memiliki fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai. Namun program yang sedang dijalankan pemerintah tidak akan berjalan dengan sukses bila masyarakat tidak berdisiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Dan tidak lain kenapa kita bisa lihat juga bagaimana Polri sendiri mempunyai tenaga medis yang sangat siap. Tidak hanya 53 rumah sakit (RS) yang (memiliki) 6.700 tempat tidur yang sudah ada, tetapi (juga ada) tenaga medis yang jumlahnya ratusan ribu. Ini yang bisa juga mendukung daripada suksesnya imunisasi massal," imbuh Menteri BUMN itu.

Ditempat yang sama, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan pihak kepolisian siap membantu Kementerian BUMN.

"Pada intinya kami seluruh jajaran Polri, dari Mabes Polri ini sampai tingkat paling bawah, itu Bhabinkamtibmas, siap melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sudah diprogramkan. Utamanya dalam kegiatan pencegahan penularan COVID-19," ujar Gatot.

Gatot menambahkan polisi selama ini juga telah ikut serta untuk membantu masyarakat di tengah wabah pandemi COVID-19 ini. Pencegahan penyebaran COVID-19 yang dilakukan polisi, lanjutnya, dilakukan dengan nama Operasi Aman Nusa II.

"Kami akan dukung itu semua. Mudah-mudahan dengan pelibatan Polri di dalam kegiatan Tim Pelaksana Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, kita akan semakin lebih baik ke depan. Dan tentunya terkait dengan COVID-19 ini, segera bisa diputus penularannya dan kita semua kembali kepada hal yang normal seperti sebelumnya," jelas Gatot.

(isa/isa)