Duh! Polisi Tertipu Rp 1,35 M, Anaknya Dijanjikan Masuk Akpol

Antara - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 10:18 WIB
Ilustrasi Penipuan
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo

Kemudian uang Rp 1 miliar pun diberikan oleh korban. Namun, ada tambahan uang operasional Rp 200 juta juga diminta pelaku. Bahkan terakhir, pelaku minta lagi Rp 150 juta. Sehingga total kerugian korban Rp 1,35 miliar dari hasil tipu-tipu tersangka.

"Jadi korban dan anaknya yang mau masuk Akpol ini sempat beberapa kali berangkat ke Semarang karena kata pelaku sudah diterima tinggal masuk pendidikan. Bahkan dijanjikan pula pada pendaftaran tahun 2020 ini bisa lulus. Namun itu semua hanya modus pelaku untuk meyakinkan korban," ujar Sugeng.

Tersangka IR diamankan di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Sementara IL di daerah Tebet Timur Dalam Raya Jakarta Selatan oleh tim gabungan Subdit 3 Jatanras dan Subbid Paminal Bidang Propam Polda Kalsel.

Namun untuk tersangka IL ternyata terungkap berstatus tersangka Polda Banten dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang kasusnya memasuki tahap 2 di Kejari Serang.

IL selaku Direktur PT Satria Lautan Biru terjerat kasus pinjaman modal kerja BUMD PT BGD pada Oktober 2015 senilai Rp 5,9 miliar untuk proyek tambang di perairan Bayah bagian selatan Banten.

"Jadi untuk tersangka IL kini ditahan di Polda Banten dalam perkara lain. Sedangkan IR kita bawa ke Polda Kalsel ditahan di sini. Keduanya dijerat Pasal 378 sub 372 jo 55,56 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tutur Sugeng.

Hasil pemeriksaan polisi, tersangka IR mengaku sebagai anggota Polri pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dinas di Mabes. Kemudian, dalam pengakuan yang belum diverifikasi, pelaku mengaku kepada korban dia kenal dekat dengan perwira tinggi di bagian SDM Polri, yaitu Brigjen S dan seorang pejabat tinggi lain.

Halaman

(idh/tor)