Gunung Sinabung Erupsi 3 Kali, Hujan Abu Turun di Karo

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 10:04 WIB
Pengendara melintas di Jalan Karo-Langkat dengan latar belakang Gunung Sinabung yang menyemburkan material vulkanik di Desa Kutarayat, Naman Teran, Karo, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan Gunung Sinabung berstatus level III atau siaga dan meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di desa yang telah direlokasi. ANTARA FOTO/Sastrawan Ginting/Lmo/wsj.
Erupsi Gunung Sinabung pada 13 Agustus. (ANTARA FOTO/SASTRAWAN GINTING)
Karo -

Gunung Sinabung berulang kali mengalami erupsi dalam rentang waktu tiga jam terakhir. Hujan abu pun turun di Karo, Sumatera Utara.

"Hujan abu masih ada (di Karo), ke arah timur tenggara," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Karo Natanail Perangin Angin saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (13/8/2020).

Natanail menyebutkan skala hujan abu tersebut sejauh ini tidak terlalu berat dibanding pada erupsi sebelumnya. Namun tetap mengganggu aktivitas dan merusak lahan pertanian penduduk.

"Dibandingkan dengan erupsi sebelumnya, tidak terlalu berat, tetapi tetap mengganggu aktivitas dan merusak lahan pertanian," ujar Natanail.

Sebelumnya, Gunung Sinabung mengalami erupsi tiga kali dalam rentang waktu tiga jam terakhir.

"Terjadi erupsi Gunung Sinabung pada Kamis, 13 Agustus 2020, pukul 08.31 WIB," demikian laporan dari Kementerian ESDM, Kamis (13/8/2020).

Erupsi ini berselang 29 menit dari erupsi sebelumnya. Tinggi kolom abu mencapai 2 kilometer dari puncak.

"Tinggi kolom abu teramati kurang-lebih 2.000 meter di atas puncak atau kurang-lebih 4.460 meter di atas permukaan laut," tulis laporan tersebut.

Kolom abu kali ini lebih tinggi dibanding letusan sebelumnya. Warga diminta tak beraktivitas di radius 5 km dari Gunung Sinabung.

Erupsi pertama hari ini terjadi pukul 06.07 WIB, sementara erupsi kedua terjadi pukul 08.02 WIB. Tinggi kolom abu pada dua letusan itu sama-sama 1.000 meter.

(lir/lir)